TNI Utus Paspampres ke Kamboja, Ini Misi Khusus untuk Pengamanan PM

Silakan Share
TNI mengirim tim Paspampres ke Kamboja untuk melatih pasukan pengaman PM dan memperkuat kerja sama pengamanan VVIP kedua negara.TNI Utus Paspampres ke Kamboja, Ini Misi Khusus untuk Pengamanan PM

Rombongan prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) TNI tiba di Kamboja pada Senin, 21 September 2026. Mereka membawa tugas khusus sebagai tim pelatih bagi Pasukan Pengamanan Perdana Menteri Kamboja atau Decho Hun Sen Body Guard Headquarters.

Penugasan ini menjadi bagian dari hubungan kerja sama pertahanan Indonesia dan Kamboja. Selain berbagi pengalaman, tim Paspampres juga akan membantu meningkatkan kemampuan personel Kamboja dalam menjalankan tugas pengamanan pejabat penting.

Shotsgoals nonton gratis NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Paspampres Tiba di Kamboja Bawa Misi Khusus

Rombongan Paspampres mendapat sambutan dari jajaran Paspam PM Kamboja setelah tiba di markas mereka. Letkol Inf Sukmana Bayuaji memimpin tim tersebut dalam tugas yang berlangsung hingga Desember 2026.

Menurut keterangan PPID Paspampres, Komandan Pusat Pendidikan Paspam PM Kamboja Letnan Jenderal Yip Koy turut menyambut kedatangan rombongan. Komandan Paspam PM Kamboja Jenderal Hing Bun Hieng juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan tugas tim pelatih Indonesia.

INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Indonesia Bagikan Pengalaman Pengamanan VVIP

Dalam penugasan ini, Paspampres tidak hanya membawa materi latihan, tetapi juga pengalaman yang mereka dapat dari tugas pengamanan VVIP di Indonesia. Materi tersebut berkaitan dengan pola pengamanan, koordinasi personel, kedisiplinan, hingga kesiapan menghadapi berbagai situasi.

Kerja sama seperti ini memungkinkan kedua pihak bertukar pengetahuan secara langsung. Personel Kamboja dapat mempelajari pendekatan yang digunakan Paspampres, sementara prajurit Indonesia juga mendapat pengalaman bekerja bersama satuan pengamanan dari negara lain.

Baca Juga: Baru Pulang dari Kamboja, DJ di Medan Ini Malah Nyambi Jadi Kurir Pod Getar

Kerja Sama Militer Indonesia-Kamboja Sudah Lama

Hubungan pelatihan militer Indonesia dan Kamboja bukan hal baru. Dokumen pemerintah Indonesia mencatat kerja sama pelatihan antara Paspampres RI dan Paspam PM Kamboja telah berlangsung sejak 2005. Dalam beberapa gelombang pelatihan, Paspampres mengirim personel untuk membantu meningkatkan profesionalisme pasukan pengamanan Kamboja.

Kerja sama pertahanan kedua negara juga mencakup pelatihan bagi Royal Cambodian Armed Forces. Indonesia secara berkelanjutan memberikan pendidikan dan latihan kepada sejumlah unsur militer Kamboja, termasuk Brigade 911 dan Paspam PM.

Sejumlah Perwira Kamboja Pernah Dilatih Indonesia

Hubungan tersebut juga terlihat dari sejumlah tokoh militer Kamboja yang pernah mengikuti pembinaan di Indonesia. Beberapa nama bahkan memiliki pengalaman mengikuti pendidikan atau pelatihan bersama unsur TNI.

Indonesia juga pernah melibatkan instruktur Kopassus dalam pembinaan personel militer Kamboja. Pengalaman panjang tersebut kemudian menjadi salah satu dasar bagi kedua negara untuk terus menjaga pertukaran pengetahuan di bidang pertahanan dan keamanan.

Penugasan Paspampres Berlangsung hingga Desember

Tim pelatih Paspampres akan menjalankan tugasnya di Kamboja hingga Desember 2026. Selama periode tersebut, mereka akan berinteraksi langsung dengan personel Paspam PM Kamboja dalam kegiatan pendidikan dan latihan.

Penugasan ini menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia dan Kamboja tidak hanya berjalan melalui pertemuan diplomatik. Pertukaran personel dan pengalaman di bidang pengamanan VVIP juga menjadi bagian dari hubungan pertahanan kedua negara.

Dengan kehadiran tim Paspampres, kedua pihak memiliki ruang untuk memperkuat kemampuan personel sekaligus memperluas pengalaman dalam menjalankan tugas pengamanan pejabat tinggi. Kerja sama pelatihan semacam ini juga melanjutkan hubungan militer Indonesia-Kamboja yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.