Kamboja Mulai Bidik Industri Manufaktur, Langkah Besar untuk Masa Depan Energi ASEAN

Silakan Share

Kamboja membuka peluang besar lewat industri manufaktur energi bersih, langkah baru yang mencuri perhatian kawasan ASEAN.

Kamboja Mulai Bidik Industri Manufaktur, Langkah Besar untuk Masa Depan Energi ASEAN

Perkembangan energi bersih di Asia Tenggara terus menciptakan peluang baru bagi berbagai negara, termasuk Kamboja yang mulai melihat sektor manufaktur sebagai bagian penting dari perubahan tersebut. Negara ini berupaya mengambil posisi dalam rantai pasok teknologi energi bersih melalui produksi komponen, perakitan, hingga pengembangan sistem baterai.

Clean Energy Policy Manager EnergyLab Asia, Mardy Hout, menyebut Kamboja memiliki potensi untuk masuk ke industri pendukung energi bersih tanpa harus membangun seluruh teknologi dari awal. Menurutnya, setiap negara dapat memilih bagian rantai pasok yang sesuai dengan kemampuan industri dan sumber daya yang tersedia.

Shotsgoals nonton gratis NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Kamboja Melihat Peluang Baru di Industri Energi Bersih

Transisi energi menjadi salah satu perubahan besar yang terjadi di berbagai wilayah dunia. Permintaan terhadap teknologi ramah lingkungan terus meningkat, sehingga membuka ruang bagi negara berkembang untuk ikut berperan dalam rantai produksi global.

Mardy menjelaskan bahwa Kamboja tidak perlu langsung bersaing dalam pembuatan teknologi tingkat tinggi. Negara tersebut dapat memulai dari sektor yang lebih sesuai, seperti produksi komponen elektronik, peralatan listrik, komponen baterai, serta proses integrasi sistem.

Langkah tersebut dinilai lebih realistis karena membutuhkan modal dan kebutuhan energi yang lebih rendah dibandingkan membangun fasilitas produksi teknologi utama secara penuh.

INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Produksi Komponen Jadi Pintu Masuk Kamboja ke Pasar ASEAN

Salah satu peluang yang mulai diperhatikan adalah produksi komponen Tier 2 yang mendukung perusahaan besar. Sektor ini dapat menjadi jalur bagi Kamboja untuk memperkuat posisi dalam industri energi bersih regional.

Kamboja juga telah memiliki pengalaman dalam bidang perakitan. Negara tersebut mempunyai sejumlah fasilitas perakitan yang sedang berjalan maupun berkembang, termasuk fasilitas milik BYD. Kemampuan industri lokal juga terlihat dari kapasitas perakitan sepeda motor yang mencapai lebih dari 250 ribu unit setiap tahun.

Selain itu, beberapa perusahaan Tier 2 berstandar ekspor telah memasok kebutuhan perusahaan Tier 1 dan produsen peralatan asli global. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas sektor manufaktur dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: TNI Utus Paspampres ke Kamboja, Ini Misi Khusus untuk Pengamanan PM

Potensi Sistem Baterai untuk Kendaraan Listrik

Selain komponen manufaktur, Kamboja juga memiliki peluang dalam pengembangan sistem baterai. Mardy menyebut negara tersebut tidak harus memproduksi sel baterai sendiri, tetapi dapat mengimpor komponen utama lalu melakukan proses perakitan menjadi battery pack.

Strategi tersebut dapat mendukung pertumbuhan kendaraan listrik serta kebutuhan penyimpanan energi yang semakin berkembang. Industri ini masih membutuhkan banyak pengembangan, tetapi memiliki peluang besar bagi Kamboja untuk menciptakan kemampuan baru.

Dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di kawasan ASEAN, kemampuan merakit dan mengintegrasikan sistem baterai bisa menjadi sektor yang menarik bagi investasi industri.

Kerja Sama ASEAN Dibutuhkan untuk Perkuat Rantai Pasok

Mardy menilai kerja sama antarnegara ASEAN menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem energi bersih yang lebih kuat. Setiap negara memiliki kemampuan berbeda yang dapat saling melengkapi.

Menurutnya, penyelarasan standar kualitas, aturan perdagangan lintas batas, prosedur investasi, serta insentif industri dapat membantu mempercepat perkembangan rantai pasok regional.

Melalui kerja sama tersebut, negara dengan kapasitas industri yang masih berkembang tetap memiliki kesempatan untuk ikut masuk dalam perubahan energi bersih.

Masa Depan Manufaktur Kamboja di Tengah Transisi Energi

Peran Kamboja dalam industri energi bersih masih terus berkembang. Namun, peluang manufaktur komponen dan integrasi sistem memberikan arah baru bagi negara tersebut untuk memperkuat sektor industrinya.

Dengan dukungan investasi, peningkatan kemampuan tenaga kerja, serta kolaborasi bersama negara ASEAN lainnya, Kamboja berpotensi menjadi salah satu bagian dari jaringan produksi teknologi energi bersih di kawasan.

Perubahan menuju energi ramah lingkungan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana setiap negara menemukan peran yang sesuai dalam rantai industri global.