Terbongkar! Pabrik Pod Getar di Medan Digerebek, Bahan Baku Ternyata Datang Dari Kamboja

Silakan Share

BNNP Sumatera Utara membongkar pabrik pod getar yang penyidik duga mengandung etomidate, pelaku memesan bahan baku dari Kamboja lalu meraciknya di Medan.

Terbongkar! Pabrik Pod Getar di Medan Digerebek, Bahan Baku Ternyata Datang Dari Kamboja

Dalam operasi itu, petugas menyita 256 cartridge pod getar, berbagai peralatan produksi, dan menangkap lima orang yang diduga menjalankan jaringan tersebut. Berita Terkini Indonesia Kamboja akan mengulas kronologi pengungkapan kasus, peran para tersangka, hingga cara mereka mengedarkan pod getar.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Laporan Warga Mengungkap Praktik Produksi Pod Getar

BNNP Sumatera Utara memulai penyelidikan setelah menerima laporan masyarakat mengenai maraknya peredaran pod vape yang penyidik duga mengandung etomidate.

Tim penyelidik segera menindaklanjuti laporan itu. Mereka kemudian menangkap seorang pria berinisial T di Jalan KH Wahid Hasyim, Medan Petisah.

Petugas memeriksa mobil Honda Jazz milik T dan menemukan lima cartridge bertuliskan PARIS. Penyidik menduga cartridge tersebut berisi etomidate sehingga mereka langsung memperluas penyelidikan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Pelaku Memesan Bahan Baku dari Kamboja

Penyidik mengungkap para pelaku memesan bahan baku liquid langsung dari Kamboja. Setelah menerima kiriman tersebut, mereka meracik liquid di sebuah rumah yang mereka pakai sebagai tempat produksi selama sekitar tiga bulan.

Selanjutnya, para pelaku menempelkan stiker merek PARIS dan LA pada kemasan agar produk terlihat seperti liquid vape biasa. Setelah itu, mereka langsung menawarkan produk tersebut kepada para pembeli.

BNNP Sumatera Utara terus menelusuri jalur distribusi bahan baku untuk mengungkap pemasok utama yang memasok etomidate ke Indonesia.

Baca Juga: Poipet Kembali Bergerak! Tiga Gedung Kembali Diinspeksi, Fakta 41 Izin Kerja WNA Jadi Sorotan

Petugas Menyita Ratusan Cartridge Siap Edar

Setelah menangkap T, penyidik mengembangkan penyelidikan ke Jalan Sentang, Kecamatan Medan Petisah. Di lokasi itu, petugas menangkap J, A, dan S yang diduga menjalankan tugas sebagai kurir.

Keterangan para tersangka membawa penyidik ke dua rumah yang para pelaku pakai sebagai gudang sekaligus tempat meracik pod getar.

Petugas menyita 172 cartridge bermerek LA dan PARIS dari sebuah rumah di Jalan Jati, Desa Sei Mencirim, Deli Serdang. Setelah itu, petugas menggeledah rumah J di Jalan Punak, Kota Medan, lalu kembali menyita 84 cartridge dengan merek yang sama.

Selain cartridge, petugas juga menyita empat botol liquid, 10 alat suntik, plastik pembungkus, dan stiker merek PARIS serta LA yang para pelaku pakai untuk mengemas produk.

Para Pelaku Memasarkan Barang Lewat Sistem COD

Para pelaku menjual pod getar menggunakan sistem cash on delivery atau COD. Mereka mengirim barang langsung kepada pembeli agar transaksi berlangsung lebih mudah.

Kurir berinisial S mengantarkan setiap pesanan dan memperoleh upah Rp500 ribu untuk setiap pengiriman.

Penyidik menilai metode tersebut membantu jaringan pelaku menjangkau lebih banyak pembeli sekaligus mengurangi risiko selama menjalankan aksi mereka.

BNNP Terus Memburu Pemasok Utama

Penyidik menetapkan kelima orang yang mereka tangkap sebagai tersangka. Setelah itu, penyidik menahan mereka di Rumah Tahanan BNNP Sumatera Utara sambil melanjutkan proses hukum.

Penyidik menjerat para tersangka dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pada saat yang sama, mereka terus mengembangkan perkara untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

Saat ini BNNP Sumatera Utara memusatkan penyelidikan pada pemasok utama yang diduga mengirim bahan baku dari luar negeri. Penyidik berharap langkah tersebut mampu memutus rantai peredaran pod getar dan mencegah produk itu beredar lebih luas di tengah masyarakat.