Polisi Sihanoukville Menangkap 12 Tersangka Warga Negara Indonesia dalam Kasus Penipuan Online

Silakan Share

Penangkapan 12 WNI di Sihanoukville mengungkap dugaan penipuan online setelah polisi menggerebek sebuah rumah petak di kawasan tersebut.

Polisi Sihanoukville Menangkap 12 Tersangka Warga Negara Indonesia dalam Kasus Penipuan Online

Pasukan keamanan setempat menggelar operasi di sebuah rumah petak di Desa 1, Distrik 2, Kota Sihanoukville, Provinsi Sihanoukville, Kamboja. Dalam operasi itu, petugas menangkap 12 warga negara Indonesia yang mereka duga terlibat dalam aktivitas penipuan online.

Dari 12 orang tersebut, tiga di antaranya merupakan perempuan. Polisi kemudian membawa seluruh tersangka untuk menjalani pemeriksaan. Petugas juga memeriksa berbagai perangkat dan dokumen yang mereka temukan di dalam rumah. Simak ulasan lengkapnya dari Berita Terkini Indonesia Kamboja.

Shotsgoals nonton gratis NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Polisi Menggerebek Rumah Petak di Sihanoukville

Petugas menjalankan operasi berdasarkan instruksi Komandan Jenderal Pasukan Keamanan Nasional Kerajaan Kamboja, Soe Sokhha, serta Gubernur Provinsi Sihanoukville. Komandan Pasukan Keamanan Provinsi Sihanoukville, Heng Bendi, memimpin langsung operasi tersebut.

Dalam menjalankan penggeledahan, petugas berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung Tingkat Pertama Provinsi. Koordinasi itu membantu aparat menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Petugas kemudian memasuki rumah petak yang menjadi sasaran operasi. Mereka memeriksa ruangan dan sejumlah barang yang berada di dalamnya untuk mencari petunjuk terkait aktivitas online yang tengah diselidiki.

INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Polisi Menemukan Puluhan Perangkat Komunikasi

Penggeledahan tersebut menghasilkan sejumlah barang yang menarik perhatian petugas. Polisi menemukan 13 unit komputer all-in-one di lokasi. Mereka juga menemukan 19 unit ponsel pribadi dan 28 unit ponsel yang diduga berkaitan dengan aktivitas online.

Selain perangkat elektronik, petugas menemukan 52 kartu SIM. Polisi juga mencatat delapan paspor, dua kartu identitas pekerja, dua kartu identitas, dan dua kartu bank.

Petugas membawa seluruh barang tersebut untuk mendukung proses pemeriksaan. Polisi akan mencocokkan perangkat, dokumen, dan keterangan para tersangka untuk melihat hubungan masing-masing barang dengan aktivitas yang mereka selidiki.

Baca Juga: Di Balik Konflik Perbatasan, Begini Potret Pengungsian Warga Kamboja

12 WNI Ditangkap, Tiga di Antaranya Perempuan

Polisi menangkap 12 warga negara Indonesia dalam operasi tersebut. Tiga orang di antaranya merupakan perempuan. Aparat menemukan seluruh tersangka di lokasi yang sama ketika mereka menjalankan penggeledahan.

Polisi menduga para tersangka memiliki keterkaitan dengan aktivitas penipuan online. Namun, aparat masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui peran setiap orang dalam kegiatan tersebut.

Petugas juga memeriksa penggunaan berbagai perangkat komunikasi yang mereka temukan di lokasi. Pemeriksaan itu dapat membantu penyidik mengetahui siapa yang menggunakan perangkat tertentu dan aktivitas apa yang berlangsung melalui perangkat tersebut.

Pemeriksaan Akan Mengungkap Peran Para Tersangka

Setelah menyelesaikan operasi, petugas membawa ke-12 tersangka ke Komando Pasukan Keamanan Provinsi Sihanoukville. Aparat akan meminta keterangan mereka untuk memperjelas dugaan aktivitas penipuan online tersebut.

Penyidik juga akan memeriksa hubungan antara para tersangka, perangkat yang mereka gunakan, serta aktivitas yang berlangsung di rumah petak itu. Setiap barang yang polisi temukan dapat membantu proses penyelidikan.

Petugas perlu menggali keterangan dari setiap tersangka secara terpisah. Langkah tersebut dapat membantu mereka mengetahui apakah setiap orang menjalankan tugas yang sama atau memiliki peran berbeda dalam aktivitas tersebut.

Kasus Berlanjut Mengikuti Proses Hukum

Kasus tersebut kini memasuki tahap pemeriksaan lebih lanjut. Aparat akan memproses para tersangka sesuai hukum Kamboja setelah mereka mengumpulkan keterangan dan memeriksa seluruh barang yang berkaitan dengan perkara.

Penangkapan 12 WNI di Sihanoukville menjadi perhatian karena polisi menemukan banyak perangkat komunikasi dalam satu lokasi. Meski begitu, proses pemeriksaan tetap perlu berjalan sebelum aparat menentukan peran masing-masing tersangka.

Untuk saat ini, pihak berwenang masih melanjutkan penyelidikan terhadap aktivitas di rumah petak tersebut. Hasil pemeriksaan akan menentukan perkembangan perkara serta langkah hukum berikutnya terhadap ke-12 tersangka.