KBRI Phnom Penh Diserbu 150 Mahasiswa Beltei International University, Ada Apa?

Silakan Share

KBRI Phnom Penh mendadak ramai ketika 150 mahasiswa Beltei International University datang untuk mengikuti kegiatan diskusi.

KBRI Phnom Penh Diserbu 150 Mahasiswa Beltei International University, Ada Apa?

Mereka langsung memenuhi area kedutaan dengan antusias untuk belajar tentang diplomasi dan hubungan Indonesia–Kamboja.

Kegiatan ini tidak sekadar kunjungan biasa. Pihak kampus dan KBRI sama-sama mendorong mahasiswa untuk memahami diplomasi secara langsung, bukan hanya dari buku pelajaran.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Ratusan Mahasiswa Padati KBRI Phnom Penh

Sejak pagi, rombongan mahasiswa sudah tiba di KBRI Phnom Penh. Mereka membawa semangat tinggi untuk mengikuti sesi diskusi yang sudah disiapkan oleh pihak kedutaan.

Topik yang dibahas mencakup hubungan bilateral Indonesia–Kamboja, peran diplomat, serta peluang pendidikan di Indonesia. Para mahasiswa aktif menyimak dan merespons setiap penjelasan yang disampaikan.

Beltei International University sudah tiga tahun berturut-turut mengajak mahasiswanya datang ke KBRI Phnom Penh. Kampus ini ingin mahasiswa memahami langsung bagaimana diplomasi bekerja di dunia nyata.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Diplomasi Jadi Jembatan Pembelajaran Generasi Muda

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Phnom Penh, Krishnajie, menyambut langsung para mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam hubungan Indonesia dan Kamboja.

Ia mendorong mahasiswa untuk mengenal Indonesia lebih dekat. Ia juga mengajak mereka mempertimbangkan Indonesia sebagai tujuan pendidikan melalui berbagai program beasiswa yang tersedia.

KBRI terus membuka ruang dialog seperti ini agar mahasiswa bisa memahami peran diplomasi secara lebih konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Haji Uma Gercep! Warga Lhokseumawe Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Dipulangkan

Antusias Mahasiswa Dalam Diskusi Interaktif

Suasana diskusi berjalan aktif karena banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan. Mereka ingin tahu lebih dalam tentang tugas diplomat dan cara kerja hubungan antarnegara.

Beberapa mahasiswa juga menanyakan peluang studi di Indonesia. Mereka terlihat tertarik dengan informasi beasiswa dan sistem pendidikan yang ditawarkan.

Interaksi berjalan santai namun tetap serius. Mahasiswa dan pihak KBRI saling bertukar pandangan tanpa jarak yang kaku.

Apresiasi dari Beltei International University

Dekan Beltei International University, Dr. Puru Tiwari, menyampaikan apresiasi atas sambutan dari KBRI Phnom Penh. Ia menilai kegiatan ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa kampus berkomitmen membekali mahasiswa dengan wawasan global. Kunjungan langsung seperti ini membantu mahasiswa memahami dunia internasional secara lebih luas.

Ia juga berharap kerja sama dengan KBRI terus berlanjut agar mahasiswa mendapat lebih banyak kesempatan belajar di luar kampus.

Diplomasi Publik dan Hubungan Antar Masyarakat

KBRI Phnom Penh rutin mengadakan kegiatan diplomasi publik seperti kunjungan akademik ini. Kegiatan ini membantu mempererat hubungan antara Indonesia dan masyarakat Kamboja.

KBRI juga mengajak mahasiswa dan akademisi untuk mengenal Indonesia lebih dekat melalui dialog langsung. Pendekatan ini membuat hubungan kedua negara terasa lebih hangat dan personal.

Selain itu, KBRI terus mendorong mahasiswa Kamboja untuk memanfaatkan program beasiswa Indonesia. Harapannya, semakin banyak pelajar yang melanjutkan studi di Indonesia dan membawa pengalaman berharga ketika kembali ke negaranya.

Kegiatan ini ditutup dengan suasana positif. Mahasiswa pulang dengan pengalaman baru, sementara KBRI memperkuat perannya sebagai jembatan hubungan antarbangsa melalui pendidikan dan dialog terbuka.