Kamboja Belum Usai, Kini Madagaskar Muncul dalam Peta Gelap Sindikat Scam Online

Silakan Share

Aparat Madagaskar menggerebek pusat scam online dan mengungkap dugaan hubungan sindikat penipuan lintas negara dengan jaringan kriminal di Kamboja.

Kamboja Belum Usai, Kini Madagaskar Muncul dalam Peta Gelap Sindikat Scam Online

Pengungkapan ini juga membuka dugaan praktik perdagangan manusia untuk mendukung operasional penipuan. Jaringan tersebut memanfaatkan berbagai modus digital untuk menjebak korban, termasuk warga negara di kawasan Afrika. Simak ulasan lengkapnya dari Berita Terkini Indonesia Kamboja.

Shotsgoals nonton gratis NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Madagaskar Ungkap Pusat Penipuan Online Lintas Negara

Menurut laporan AFP yang dikutip Bangkok Post, Senin (2/11/2026), aparat Madagaskar menemukan sejumlah pusat penipuan daring yang menjalankan berbagai modus kejahatan. Para pelaku menawarkan hubungan asmara palsu, investasi bodong, hingga peluang keuntungan melalui mata uang kripto.

Otoritas setempat menyebut sebagian besar operasi tersebut melibatkan warga negara China. Mereka menjalankan aktivitas penipuan dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau calon korban.

Temuan ini menarik perhatian karena penyelidik juga menemukan indikasi hubungan antara jaringan di Madagaskar dan kelompok kriminal yang beroperasi di Kamboja. Keterkaitan tersebut memperlihatkan kemungkinan perluasan jaringan penipuan lintas negara ke wilayah baru.

INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Sebanyak 148 Warga China Dipulangkan ke Negara Asalnya

Kementerian Kehakiman Madagaskar mengumumkan bahwa pihaknya telah mengekstradisi 148 warga negara China ke negara asal mereka. Langkah tersebut menyusul operasi aparat yang menyasar 13 kompleks penipuan sepanjang Agustus dan September 2026.

Dalam operasi itu, petugas menelusuri sejumlah lokasi yang menjalankan aktivitas penipuan dengan berbagai modus. Pemerintah Madagaskar juga bekerja sama dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat untuk mengembangkan penyelidikan.

Kerja sama lintas negara tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membongkar jaringan kriminal yang memanfaatkan perbedaan wilayah hukum untuk menjalankan operasinya.

Baca Juga: Imigrasi Malaysia Gerebek Pusat Judi Online di Shah Alam, Lima WNI Ditangkap

Amerika Serikat Sita Kripto Senilai US$52 Juta

Departemen Kehakiman Amerika Serikat turut mengungkap hasil operasi terhadap jaringan penipuan tersebut. Dalam satu hari, otoritas AS menyita aset mata uang kripto senilai sekitar US$52 juta.

Petugas juga mengumpulkan lebih dari 3.200 perangkat elektronik yang berkaitan dengan aktivitas jaringan tersebut. Barang bukti itu dapat membantu penyidik menelusuri komunikasi, transaksi, serta pola operasional para pelaku.

PBB Peringatkan Jaringan Scam Terus Meluas

Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan atau United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sebelumnya telah memperingatkan perluasan jaringan penipuan daring ke berbagai kawasan. Afrika bagian selatan menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam perhatian lembaga tersebut.

Perkembangan di Madagaskar memperlihatkan bahwa sindikat scam online terus mencari wilayah baru untuk menjalankan aktivitasnya. Mereka memanfaatkan teknologi digital, jaringan lintas negara, dan berbagai modus penipuan untuk menjangkau korban.