AKHIRNYA BUKA SUARA! WNI di Penampungan Pochentong Minta Keadilan
Kisah sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih bertahan di Kamboja kembali menarik perhatian publik.
Di tengah proses pemulangan yang terus berjalan, sebagian WNI di kawasan Pochentong, Phnom Penh, menyampaikan keluhan mengenai kondisi mereka dan kesulitan biaya untuk kembali ke Tanah Air. Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian serta membantu mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.
Kunjungi Info Berita Terkini Indonesia Kamboja untuk mendapatkan berita aktual, informasi terpercaya, serta perkembangan terbaru yang penting untuk diketahui masyarakat.
WNI di Pochentong Akhirnya Sampaikan Keluhan
Sejumlah WNI yang berada di penampungan kawasan Pochentong, Kamboja, menyampaikan harapan agar pemerintah Indonesia membantu proses kepulangan mereka. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian dari mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan perjalanan menuju Tanah Air.
Melalui perwakilan mereka, para WNI menyuarakan permintaan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap nasib mereka. Selain itu, mereka berharap pihak terkait segera mencari jalan keluar atas berbagai kendala yang menghambat kepulangan.
Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan WNI di Kamboja bukan hanya berkaitan dengan proses administrasi. Namun, keterbatasan ekonomi juga menjadi tantangan besar bagi mereka yang ingin segera kembali berkumpul dengan keluarga.
| INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Muhammad Sahrizal Ceritakan Awal Mula Permasalahan
Salah satu WNI yang menyampaikan keluhan tersebut bernama Muhammad Sahrizal, berusia 28 tahun. Ia berasal dari Kampung Bukit, Tanjung Riau, Sekupang, Batam. Berdasarkan dokumen pengaduan kepada KBRI Phnom Penh, Sahrizal datang ke Kamboja pada Mei 2024 untuk bekerja sebagai admin pemasaran.
Namun, persoalan muncul setelah masa kontrak kerjanya berakhir. Menurut pengaduannya, pihak agen tidak mengurus perpanjangan visa. Akibatnya, ia menghadapi kendala keimigrasian ketika berencana kembali ke Indonesia.
Lebih lanjut, Sahrizal mengaku bahwa dirinya bersama rekan-rekannya sempat dibawa ke lokasi yang tidak sesuai tujuan. Karena situasi tersebut, mereka akhirnya melarikan diri dan mencari perlindungan di KBRI Phnom Penh pada Juni 2025.
Baca Juga:Â Phnom Penh Mendadak Heboh! 17 Orang Terlibat Judi Online Berhasil Diamankan!
Pemko Batam Mulai Koordinasikan Penanganan
Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kota Batam menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan BP2MI Kepulauan Riau. Langkah ini bertujuan membantu proses verifikasi serta mencari solusi bagi warga Batam yang masih berada di Kamboja.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan pentingnya kelengkapan data kependudukan dan keimigrasian. Menurutnya, dokumen yang valid akan memudahkan pemerintah melacak keberadaan serta memastikan status para WNI.
Oleh sebab itu, Pemko Batam meminta keluarga yang memiliki anggota keluarga di Kamboja segera menyerahkan dokumen pendukung, seperti KTP dan paspor, ke Kantor Wali Kota Batam atau Diskominfo. Selanjutnya, pemerintah akan meneruskan data tersebut kepada instansi berwenang.
Harapan WNI untuk Segera Kembali ke Tanah Air
Bagi para WNI yang masih bertahan di Pochentong, kepulangan ke Indonesia menjadi harapan utama. Terlebih lagi, sebagian dari mereka menghadapi keterbatasan biaya yang membuat proses pembelian tiket pesawat semakin sulit.
Selain bantuan administrasi, mereka membutuhkan perhatian dan koordinasi nyata dari berbagai instansi pemerintah. Dengan demikian, proses verifikasi dan penyelesaian kendala kepulangan dapat berjalan lebih terarah.
Di sisi lain, keluarga di Indonesia juga perlu aktif memberikan informasi serta dokumen yang dibutuhkan pemerintah. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan dan membantu para WNI kembali berkumpul dengan keluarga.
Kesimpulan
Keluhan WNI di penampungan Pochentong menunjukkan bahwa persoalan kepulangan dari Kamboja tidak selalu mudah. Keterbatasan biaya, persoalan visa, dan kebutuhan dokumen menjadi sejumlah kendala yang harus mereka hadapi. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan keluarga sangat penting agar para WNI memperoleh pendampingan serta kepastian proses kepulangan. Yuk, kunjungi Info Berita Terkini Indonesia Kamboja sekarang juga! Tetap terhubung dengan informasi terbaru dan perluas wawasan Anda mengenai perkembangan di kedua negara.