Geger Poipet! 16 WNI Ditemukan di Hunian Bersama, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Silakan Share

Otoritas Provinsi Banteay Meanchey menemukan 16 warga negara Indonesia (WNI) saat melakukan pemeriksaan administratif di dua lokasi hunian bersama Kota Poipet.

Geger Poipet! 16 WNI Ditemukan di Hunian Bersama, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Petugas menjalankan pemeriksaan untuk memastikan kondisi tempat tinggal warga asing serta mengecek kepatuhan mereka terhadap aturan setempat.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan tiga perempuan dan 13 laki-laki asal Indonesia. Polisi memastikan pemeriksaan itu tidak menemukan alat atau barang yang mengarah pada aktivitas kriminal di kedua lokasi. Simak ulasan lengkapnya dari Berita Terkini Indonesia Kamboja.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Operasi Gabungan Kamboja Temukan Belasan WNI di Poipet

Operasi Gabungan Kamboja Temukan Belasan WNI di Poipet

Satuan tugas gabungan Provinsi Banteay Meanchey mendatangi dua lokasi hunian bersama di Kota Poipet untuk melakukan pemeriksaan administratif. Oul Rady, kepala komando administratif terpadu provinsi, memerintahkan operasi tersebut sebagai bagian dari pengawasan warga asing.

Petugas pertama kali memeriksa sebuah ruko tiga lantai. Di lokasi itu, polisi menemukan 12 WNI yang sebelumnya bekerja untuk perusahaan bernama “Star Gold”.

Selanjutnya, tim gabungan mendatangi bangunan empat lantai yang berada di lokasi berbeda. Polisi menemukan empat pria WNI yang tinggal di tempat tersebut.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Polisi Pastikan Tidak Ada Temuan Aktivitas Kriminal

Selama pemeriksaan berlangsung, polisi tidak menemukan peralatan yang berkaitan dengan tindak kriminal. Temuan tersebut membuat petugas tidak membawa para WNI ke proses hukum.

Polisi hanya memberikan arahan kepada para penghuni agar memahami aturan yang berlaku di Kamboja. Petugas juga mengingatkan mereka untuk menjaga kelengkapan dokumen selama tinggal di negara tersebut.

Otoritas setempat menilai pemeriksaan administratif penting untuk menjaga keamanan wilayah, terutama di kawasan Poipet yang memiliki banyak aktivitas warga asing.

Baca Juga: Geger Kamboja! 1.100 WNI Terjebak di Fasilitas Detensi, KBRI Akhirnya Bertindak

Pemilik Bangunan Kena Teguran dari Pemerintah Setempat

Selain memeriksa para WNI, petugas juga mengecek pihak yang menyediakan tempat tinggal bagi warga asing. Pemeriksaan menemukan pemilik properti tidak mengikuti aturan terkait penyediaan akomodasi.

Otoritas kemudian memberikan teguran kepada pemilik bangunan. Mereka juga menjatuhkan denda dan meminta pemilik menandatangani surat pernyataan agar mengikuti aturan yang berlaku.

Pemerintah Kamboja meminta pemilik hunian lebih teliti saat menerima warga asing sebagai penghuni. Langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya persoalan administrasi maupun keamanan.

Poipet Jadi Wilayah yang Mendapat Pengawasan Ketat

Kota Poipet menjadi salah satu wilayah penting di Kamboja karena berada dekat perbatasan Thailand. Banyak warga asing datang ke kawasan tersebut untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas ekonomi.

Kondisi itu membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap tempat tinggal warga asing. Petugas rutin mengecek administrasi agar setiap pendatang mengikuti aturan yang berlaku.

Pemerintah juga mengingatkan warga asing, termasuk WNI, agar memahami hukum lokal. Kepatuhan terhadap aturan dapat membantu mereka terhindar dari masalah selama berada di luar negeri.

16 WNI Diberi Arahan Setelah Pemeriksaan Berakhir

Setelah menyelesaikan pemeriksaan, petugas memberikan pengarahan kepada 16 WNI yang mereka temukan di dua lokasi tersebut. Mereka diminta menjaga sikap serta memastikan dokumen perjalanan tetap lengkap.

Kasus ini tidak berlanjut ke ranah pidana karena polisi tidak menemukan bukti aktivitas kriminal. Otoritas hanya menangani pelanggaran administratif yang berkaitan dengan pemilik tempat tinggal.

Pemerintah Provinsi Banteay Meanchey akan terus melakukan pengawasan terhadap warga asing di wilayahnya. Langkah tersebut bertujuan menjaga ketertiban sekaligus memastikan seluruh pendatang mengikuti aturan Kamboja.