Geger! 4 Gedung Mencurigakan di Poipet Digerebek, Ratusan WNI Diamankan

Silakan Share

Pada 24 Mei, Kepolisian Nasional Kamboja melanjutkan pengawasan dugaan penipuan online di Kota Poipet bersama Pemerintah Provinsi Banteay Meanchey.

Gedung Mencurigakan di Poipet Digerebek, Ratusan WNI Diamankan

Dalam operasi tersebut, aparat memeriksa empat lokasi berbeda yang terdiri dari gedung bertingkat dan rumah panggung. Dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan sebanyak 275 warga negara Indonesia (WNI), termasuk sejumlah perempuan, yang kemudian diserahkan kepada pihak imigrasi untuk proses lebih lanjut.

Berikut ini Berita Terkini KambojaĀ akan menyajikan laporan terbaru mengenai pengawasan dan penindakan dugaan penipuan online di Poipet.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Operasi Pengawasan Dimulai Sejak Pagi

Kepolisian Nasional Kamboja dan Pemerintah Provinsi Banteay Meanchey menggelar pengawasan pada pagi hari tanggal 24 Mei. Mereka memfokuskan operasi tersebut di Desa Persahabatan, Kota Poipet, guna memeriksa sejumlah bangunan dan perumahan mencurigakan.

Aparat memeriksa empat lokasi berbeda yang terindikasi kuat menyelenggarakan aktivitas penipuan online. Petugas menggeledah seluruh bangunan secara menyeluruh, termasuk kamar-kamar di dalam gedung maupun rumah yang menjadi target operasi.

Melalui pemeriksaan di seluruh lokasi tersebut, aparat menemukan ratusan warga negara Indonesia. Petugas mengamankan total 275 orang, termasuk banyak perempuan yang berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

šŸ”„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
šŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Gedung Enam Lantai Jadi Lokasi Terbesar

Petugas menjadikan gedung enam lantai dengan total 45 kamar sebagai lokasi pertama pemeriksaan. Dari bangunan tersebut, aparat menemukan sebanyak 163 warga Indonesia yang berada di dalam gedung. Seluruh penghuni kemudian didata dan diperiksa sesuai prosedur pengawasan yang berlaku di lokasi.

Dari jumlah tersebut, petugas turut mengamankan 10 perempuan. Petugas mencatat lokasi pertama sebagai tempat yang menampung warga Indonesia terbanyak dibandingkan lokasi lain dalam target operasi mereka.

Petugas memeriksa gedung enam lantai itu untuk mengawasi dugaan aktivitas penipuan online. Selama proses tersebut, aparat mencatat seluruh penghuni yang mereka temukan di lokasi. Petugas menggelar pemeriksaan secara teliti di setiap lantai dan kamar bangunan tersebut.

Baca Juga:Ā Hun Sen Murka! Pejabat Terlibat Penipuan Online Diminta Ditindak Tegas

Tiga Lokasi Lain Juga Diperiksa

"

Selain gedung enam lantai, aparat juga memeriksa gedung tujuh lantai dengan 26 kamar. Dari lokasi kedua tersebut, petugas menemukan 53 warga Indonesia, termasuk 13 perempuan. Petugas kemudian mendata dan mengamankan seluruh warga yang mereka temukan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Lokasi ketiga berupa rumah panggung dengan total 23 kamar. Dari rumah tersebut, aparat menemukan 23 warga Indonesia dan langsung mengamankan mereka, termasuk delapan perempuan di antaranya.

Sementara itu, lokasi keempat merupakan gedung lima lantai dengan 11 kamar. Dari tempat tersebut, petugas menemukan 36 warga Indonesia, termasuk sembilan perempuan yang berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung.

Tidak Ditemukan Alat Penipuan

Meski menggelar operasi untuk mengawasi dugaan penipuan online, aparat menyatakan tidak menemukan peralatan penipuan di keempat lokasi tersebut. Petugas tetap menggelar pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh area bangunan yang mencurigakan. Aparat kemudian mencatat seluruh temuan sebagai bagian dari laporan resmi kegiatan pengawasan tersebut.

Pernyataan itu menjadi salah satu hasil penting dari pemeriksaan yang berlangsung pada 24 Mei di Desa Persahabatan, Kota Poipet. Petugas tidak menemukan alat yang berkaitan dengan aktivitas penipuan online di seluruh bangunan yang mereka periksa.

Walau demikian, petugas tetap menyerahkan seluruh warga asing yang mereka temukan di empat lokasi tersebut kepada pihak imigrasi untuk menjalani proses selanjutnya. Hingga menuntaskan operasi, aparat terus melanjutkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputarĀ Berita Terkini KambojaĀ setiap harinya.


Sumber Informasi Gambar:

Gambar Pertama dari: infoindokamboja.com
Gambar Kedua dari: infoindokamboja.com