Thailand Bongkar Sarang Penipuan Online Seluas 80 Hektare di Kawasan Perbatasan

Silakan Share

Thailand membuka akses kompleks penipuan online seluas 80 hektare di perbatasan Kamboja, dekat Chong Chom, Surin, untuk ditinjau pejabat dan pengamat internasional.

Thailand Bongkar Sarang Penipuan Online Seluas 80 Hektare di Kawasan Perbatasan

Kunjungan tersebut memberi gambaran mengenai luasnya fasilitas yang pernah mendukung aktivitas penipuan lintas negara. Lokasi O Smach memiliki ratusan bangunan dengan berbagai fungsi, mulai dari ruang kerja hingga fasilitas yang berkaitan dengan kehidupan para pekerja di dalam kompleks. Simak ulasan lengkapnya dari Berita Terkini Indonesia Kamboja.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Ratusan Bangunan Mengisi Kompleks O Smach

Menurut Kantor Berita TNA, Direktur Pusat Informasi Gabungan, Marsekal Udara Prapas Sornjaidee, memimpin kunjungan awak media dan Tim Pengamat ASEAN atau AOT. Rombongan mendapat kesempatan melihat Zona A di fasilitas O Smach yang memiliki 157 bangunan.

Dari seluruh bangunan tersebut, 29 di antaranya menjadi perhatian utama karena aparat menduga tempat-tempat itu menjalankan operasi penipuan online. Pasukan Thailand sebelumnya merebut kawasan tersebut setelah bentrokan militer terjadi di sekitar perbatasan.

Pejabat Thailand mengatakan pasukan Kamboja menggunakan sejumlah bangunan sebagai lokasi penembak jitu ketika konflik berlangsung. Kondisi tersebut kemudian mendorong pasukan Thailand mengamankan area kompleks.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Ruangan Polisi Palsu Jadi Temuan Mengejutkan

Pemeriksaan di dalam kompleks menemukan fasilitas yang sengaja meniru kantor polisi. Pengelola menyediakan seragam aparat penegak hukum dari negara asing dan menyiapkan latar khusus untuk menjalankan adegan interogasi.

Para pelaku juga menyusun naskah percakapan untuk menghadapi calon korban dari berbagai negara. Target mereka mencakup warga China, Indonesia, Brasil, Australia, Singapura, dan Vietnam. Pola tersebut menunjukkan cara jaringan scam menyesuaikan skenario dengan latar belakang calon korban.

Kompleks itu juga memiliki ruang penilaian bagi pekerja. Di tempat tersebut, pengelola menguji kemampuan pekerja dalam menjalankan berbagai teknik penipuan. Fasilitas seperti ini memperlihatkan bahwa jaringan tersebut menjalankan aktivitas secara terorganisasi, bukan sekadar mengandalkan komunikasi secara spontan.

Baca Juga: Resmi Mulai Oktober? Kamboja Siapkan Larangan Perjudian Daring di Seluruh Kasino

Rumah Sakit Zhongnan Ikut Menjadi Sorotan

Pejabat militer Thailand turut menunjukkan Rumah Sakit Zhongnan kepada rombongan. Fasilitas tersebut menjadi satu-satunya bangunan medis di kawasan kompleks O Smach dan memiliki ruang operasi.

Kepolisian Thailand kemudian mengaitkan fasilitas medis itu dengan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap pekerja. Aparat juga merujuk laporan mengenai dugaan pengambilan organ tubuh manusia dalam kasus tersebut.

Temuan di rumah sakit membuat perhatian aparat tidak hanya tertuju pada aktivitas penipuan online. Polisi juga menelusuri kondisi para pekerja serta dugaan tindak kekerasan yang mungkin terjadi di dalam kompleks.

Kondisi Kompleks Setelah Sembilan Bulan

Pada 8 September 2026, otoritas Thailand menandai sembilan bulan sejak pasukan mereka mengendalikan kawasan tersebut. Pejabat mengatakan kompleks itu masih menyimpan banyak jejak aktivitas sebelumnya.

Bangunan yang rusak terlihat di sejumlah bagian area. Genangan air juga memenuhi beberapa titik, sedangkan berbagai perlengkapan masih tertinggal di dalam ruangan. Kondisi tersebut membuat kawasan seluas 80 hektare itu terlihat seperti area yang berhenti beraktivitas secara mendadak.

Pasukan Thailand tetap menjaga kawasan tersebut setelah mengambil kendali. Mereka juga memantau kondisi sekitar untuk memastikan kompleks itu tidak kembali menjadi pusat aktivitas kriminal lintas negara.

Pengamanan Chong Chom Diperketat

Pasukan keamanan Thailand memasang penghalang sementara di gerbang perbatasan Chong Chom. Aparat mengambil langkah tersebut untuk membatasi aktivitas pengintaian dan mencegah provokasi dari arah perbatasan.

Lokasi kompleks yang berdekatan dengan wilayah Thailand dan Kamboja membuat pengamanan menjadi perhatian utama. Aparat perlu menjaga situasi tetap tenang sekaligus memastikan pihak lain tidak memanfaatkan kawasan tersebut untuk kegiatan yang dapat memicu masalah baru.

Pengungkapan kompleks O Smach menunjukkan skala besar jaringan penipuan online yang pernah beroperasi di kawasan tersebut. Dengan 157 bangunan dalam satu area, lokasi itu memberikan gambaran mengenai bagaimana jaringan scam dapat membangun fasilitas luas untuk menjalankan operasi lintas negara.