Terbongkar! Polisi Poipet Sapu Bersih Sindikat Penipuan Internasional, 63 WNA Thailand dan Tiongkok Tak Berkutik

Silakan Share

Polisi Kota Poipet, Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan lintas negara.

Terbongkar! Polisi Poipet Sapu Bersih Sindikat Penipuan Internasional, 63 WNA Thailand dan Tiongkok Tak Berkutik

Pada 15 Juli, tim gabungan menggelar operasi besar di empat lokasi yang selama ini masuk dalam target penyelidikan. Langkah cepat tersebut langsung membuahkan hasil setelah aparat berhasil membongkar jaringan penipuan internasional yang diduga beroperasi dari wilayah Poipet.

Dalam operasi itu, polisi menangkap 63 warga negara asing yang terdiri dari 60 warga negara Thailand dan 3 warga negara Tiongkok. Selain menangkap para tersangka, polisi juga menyita berbagai barang bukti berupa komputer, ponsel, seragam, hingga lencana polisi Thailand. Kini, penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Tim Gabungan Serbu Empat Lokasi Sekaligus

Wakil Gubernur Provinsi Banteay Meanchey bersama Wakil Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Tingkat Pertama Provinsi memimpin langsung operasi gabungan tersebut. Mereka mengerahkan aparat dari berbagai instansi agar penggerebekan berlangsung serentak di empat lokasi yang menjadi target.

Strategi itu membuat para pelaku kehilangan kesempatan untuk melarikan diri maupun memindahkan barang bukti. Seluruh personel bergerak sesuai rencana sehingga proses penggerebekan berlangsung cepat dan terkendali.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Polisi Tangkap 63 Warga Negara Asing

Tim gabungan menangkap total 63 tersangka dalam operasi tersebut. Sebanyak 60 orang berasal dari Thailand, sedangkan tiga lainnya merupakan warga negara Tiongkok.

Setelah menangkap para pelaku, penyidik langsung mendata identitas mereka dan memeriksa satu per satu. Polisi juga menelusuri peran masing-masing tersangka untuk mengetahui pembagian tugas dalam jaringan penipuan tersebut.

Penyidik menduga kelompok itu bekerja secara terorganisasi. Karena itu, polisi terus menggali informasi dari setiap tersangka guna menemukan pihak lain yang kemungkinan masih terhubung dengan jaringan tersebut.

Baca Juga: Razia Besar di Takeo! Aparat Gerebek 4 Rumah dan Apartemen, 24 Warga Asing Langsung Diamankan

Komputer, Ponsel, hingga Seragam Polisi Thailand Ikut Disita

Komputer, Ponsel, hingga Seragam Polisi Thailand Ikut Disita

Selain menangkap para pelaku, polisi mengamankan berbagai barang bukti dari setiap lokasi penggerebekan. Aparat menyita komputer, ponsel, dan sejumlah perangkat komunikasi yang para pelaku gunakan untuk menjalankan aksi penipuan.

Tim gabungan juga mengamankan seragam beserta lencana polisi Thailand. Temuan itu langsung menarik perhatian penyidik karena atribut tersebut berpotensi berkaitan dengan modus yang dijalankan kelompok tersebut.

Saat ini, penyidik terus mendalami asal-usul seragam dan lencana tersebut. Polisi ingin memastikan tujuan para pelaku menyimpan atribut itu serta kemungkinan penggunaannya dalam menjalankan aksi kejahatan.

Polisi Segel Seluruh Lokasi Operasi

Setelah menyelesaikan penggerebekan, polisi langsung memasang garis polisi dan menyegel seluruh bangunan yang berkaitan dengan kasus tersebut. Langkah itu bertujuan untuk menjaga lokasi tetap steril selama proses penyelidikan berlangsung.

Penyidik kemudian menginventarisasi seluruh barang bukti dan mendokumentasikan setiap temuan di dalam bangunan. Polisi memastikan seluruh barang bukti tersimpan dengan baik agar mendukung proses penyidikan.

Polisi juga menahan seluruh tersangka sambil melanjutkan pemeriksaan secara intensif. Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan untuk memperjelas peran masing-masing pelaku.

Penyidik Terus Kembangkan Kasus

Kepolisian Kamboja belum menghentikan penyelidikan meski seluruh tersangka sudah berada dalam tahanan. Penyidik terus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang masih berada di luar lokasi penggerebekan.

Aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah dan kejaksaan terus memperkuat koordinasi agar dapat membongkar jaringan penipuan yang lebih besar. Polisi juga menganalisis seluruh barang bukti elektronik untuk menemukan hubungan para tersangka dengan kelompok kriminal lainnya.

Kasus ini menunjukkan keseriusan aparat Kamboja dalam memerangi kejahatan lintas negara yang memanfaatkan wilayah Poipet sebagai basis operasi.

Polisi menegaskan mereka akan memproses seluruh tersangka sesuai hukum yang berlaku sekaligus memburu pihak lain yang terbukti ikut menjalankan jaringan penipuan internasional tersebut.