Panas! Kamboja Tegas Soal Damai di Sengketa Perbatasan Thailand

Silakan Share

Kamboja menyatakan sikap tegas terkait upaya perdamaian dalam sengketa perbatasan dengan Thailand yang kembali memanas di kawasan tersebut.

Kamboja Tegas Soal Damai di Sengketa Perbatasan Thailand

Kamboja terus mempertahankan pendiriannya untuk menyelesaikan sengketa Kamboja–Thailand secara damai. Hal ini kembali ditegaskan setelah Perdana Menteri Hun Manet menghadiri pertemuan regional penting. Kamboja menilai jalur diplomasi dan hukum internasional sebagai cara terbaik untuk meredakan ketegangan di perbatasan serta menjaga stabilitas kawasan.

Berikut ini Berita Terkini Kamboja-Thailand akan membahas sikap tegas Kamboja terkait upaya perdamaian dalam sengketa perbatasan dengan Thailand.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Hun Manet Hadiri KTT ASEAN di Cebu

Perdana Menteri Hun Manet menghadiri KTT ASEAN ke-48 dan pertemuan terkait di Cebu pada 7–8 Mei. Di forum internasional ini, Hun Manet secara aktif membangun dukungan bagi penyelesaian damai sengketa perbatasan dengan Thailand.

Setibanya di Bandara Internasional Techo pada Jumat malam, Jean-Francois Tain yang menjabat sebagai Menteri Delegasi untuk Perdana Menteri di bidang Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional mengatakan dalam konferensi pers bahwa Perdana Menteri berharap dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul.

Tujuan kerja sama ini adalah membangun perdamaian abadi, sehingga rakyat Kamboja dan Thailand dapat hidup berdampingan dalam harmoni dan kemakmuran. Visi ini mencerminkan komitmen Kamboja terhadap hubungan bilaternal yang konstruktif.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Apresiasi Kepada Malaysia dan Filipina

Tain menambahkan bahwa Hun Manet menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia dan mantan Ketua ASEAN, serta Ferdinand R. Marcos Jr., Presiden Filipina dan Ketua ASEAN saat ini. Kedua pemimpin regional ini berperan penting dalam memfasilitasi penyelesaian damai.

Kamboja memberikan apresiasi tersebut atas upaya mereka dalam memfasilitasi penyelesaian damai sengketa perbatasan Kamboja–Thailand. Kamboja menilai mediasi yang dilakukan kedua negara ASEAN ini krusial untuk menjaga momentum perdamaian.

Hun Manet juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh negara anggota ASEAN, khususnya Tim Pengamatan ASEAN (AOT), atas pemantauan dan dukungan berkelanjutan terhadap pelaksanaan gencatan senjata di sepanjang perbatasan Kamboja–Thailand.

Baca Juga: Terbongkar! Sindikat Judi Online Jakbar Dikendalikan Veteran Kamboja

Komitmen Pada Hukum Internasional

 Komitmen Pada Hukum Internasional

Dalam konferensi pers bersama mengenai hasil pertemuan trilateral antara Filipina, Kamboja, dan Thailand di Cebu pada 7 Mei, Hun Manet menegaskan kembali bahwa Kamboja tetap berkomitmen pada penyelesaian sengketa secara damai. Komitmen ini berlandaskan hukum internasional dan perjanjian yang ada.

Kamboja secara khusus merujuk pada Deklarasi Bersama Kuala Lumpur pada 26 Oktober 2025 dan Pernyataan Bersama pada 27 Desember 2025 sebagai landasan hukum utama. Kedua dokumen ini menjadi kerangka kerja untuk mengatasi perbedaan secara damai.

Dengan menegaskan komitmen ini, Kamboja ingin menunjukkan kepada komunitas internasional bahwa negara tersebut merupakan mitra yang dapat diandalkan dalam menjaga perdamaian regional. Pendekatan diplomasi tetap menjadi pilihan utama.

Peran Penting ASEAN Dalam Perdamaian

Peran ASEAN dalam mendorong perdamaian melalui mekanisme regional terbukti penting. Tim Pengamat ASEAN atau AOT terus memantau situasi perbatasan untuk memastikan gencatan senjata tetap berlaku tanpa pelanggaran.

Kamboja menganggap ASEAN sebagai platform yang tepat untuk menyelesaikan sengketa tanpa konfrontasi. Masyarakat internasional mengharapkan anggota ASEAN tetap bersatu dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Dukungan berkelanjutan dari negara-negara anggota ASEAN menjadi kunci keberhasilan proses perdamaian. Kamboja merasa optimis bahwa dialog yang berkelanjutan dan saling menghormati dapat menyelesaikan sengketa ini secara definitif.

Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputar Berita Terkini Kamboja-Thailand setiap harinya.


Sumber Informasi Gambar:

Gambar Pertama dari: khmertimeskh.com
Gambar Kedua dari: moderndiplomacy.eu