Hotel di Poipet Digerebek! 70 Warga Tiongkok Ditahan, Polisi Temukan Barang Mencurigakan

Silakan Share

Polisi Kamboja menggerebek hotel di Poipet pada 21 Agustus dan menemukan 71 warga asing, termasuk 70 warga Tiongkok, dalam operasi penelusuran penipuan daring.

Hotel di Poipet Digerebek! 70 Warga Tiongkok Ditahan, Polisi Temukan Barang Mencurigakan

Polisi membawa 71 orang dari lokasi tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terdiri dari 70 warga negara Tiongkok dan satu warga negara Vietnam. Aparat juga menemukan sejumlah barang yang dianggap mencurigakan selama pemeriksaan berlangsung.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Polisi Gerebek Hotel Enam Lantai di Poipet

Operasi berlangsung di sebuah hotel yang memiliki 84 kamar tamu. Petugas menyisir sejumlah bagian bangunan untuk mencari aktivitas yang berkaitan dengan dugaan penipuan daring.

Dari pemeriksaan tersebut, aparat menemukan 71 warga negara asing. Polisi kemudian membawa seluruh orang tersebut ke fasilitas provinsi untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Jumlah tersebut terdiri dari 70 warga negara Tiongkok dan satu warga negara Vietnam. Polisi juga mengamankan berbagai barang dari lokasi hotel sebagai bagian dari penyelidikan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

70 Warga Tiongkok Masuk Pemeriksaan Polisi

Polisi kini mendalami aktivitas para warga negara asing yang berada di hotel tersebut. Aparat belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai keterlibatan mereka dalam aktivitas penipuan daring.

Petugas memindahkan 71 orang itu ke fasilitas provinsi agar penyidik dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses tersebut bertujuan untuk mengetahui aktivitas mereka serta hubungan mereka dengan pihak yang mengelola lokasi.

Selain memeriksa para warga asing, polisi juga mengamankan barang-barang yang mereka temukan selama operasi. Barang bukti tersebut kemudian masuk dalam penanganan kepolisian Provinsi Banteay Meanchey.

Baca Juga: Heboh di Poipet! 125 Warga Thailand Ditemukan di Dua Apartemen, Polisi Tak Temukan Bukti Scam

Hotel Ditutup Sementara, Polisi Cari Pihak Bertanggung Jawab

Setelah operasi, polisi menutup sementara hotel tersebut. Langkah itu memberi ruang bagi aparat untuk melanjutkan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi terkait aktivitas di dalam bangunan.

Polisi juga terus mencari pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan hotel serta aktivitas yang berlangsung di lokasi. Penyidik masih mengumpulkan keterangan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Penutupan sementara tersebut menunjukkan aparat ingin memastikan lokasi tetap berada dalam pengawasan selama proses penyelidikan berlangsung. Polisi juga menyerahkan barang bukti yang mereka temukan kepada markas besar kepolisian provinsi.

82 Warga Indonesia Ditemukan di Gedung Lain

Dalam operasi terpisah, aparat juga menemukan 82 warga negara Indonesia di sebuah gedung lain. Namun, polisi tidak menemukan persoalan yang sama pada kelompok tersebut.

Ke-82 warga Indonesia itu memiliki dokumen yang sah. Aparat juga tidak menemukan barang mencurigakan ketika memeriksa lokasi tempat mereka berada.

Setelah memeriksa dokumen dan kondisi di lokasi, polisi memutuskan untuk melepaskan mereka. Petugas terlebih dahulu memberikan peringatan serta pengarahan agar mereka memahami situasi dan aturan yang berlaku.

Operasi Penipuan Daring di Poipet Terus Berlanjut

Operasi di Poipet menjadi bagian dari upaya aparat Provinsi Banteay Meanchey untuk menyisir lokasi yang mereka duga berkaitan dengan penipuan daring. Polisi terus memeriksa sejumlah tempat untuk mengungkap aktivitas yang berlangsung di balik gedung-gedung tersebut.

Kasus di hotel berlantai enam itu masih berada dalam tahap penyelidikan. Polisi perlu memeriksa keterangan para warga asing, meneliti barang yang mereka temukan, serta mencari pihak yang mengendalikan aktivitas di lokasi.

Sementara itu, pembebasan 82 warga Indonesia menunjukkan bahwa aparat tidak langsung mengambil tindakan terhadap seluruh orang asing yang mereka temukan. Polisi mempertimbangkan status dokumen dan hasil pemeriksaan sebelum menentukan langkah.

Penyelidikan selanjutnya akan menjadi penentu apakah para warga asing yang berada di hotel tersebut memiliki hubungan dengan jaringan penipuan daring atau hanya berada di lokasi untuk kepentingan lain.

Aparat Banteay Meanchey masih melanjutkan pemeriksaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai aktivitas di hotel tersebut.