HEBOH! Kasino-Kasino Ini Dicabut Izin Operasinya di Kamboja, Ini Alasannya
Industri perjudian di Kamboja kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah kasino resmi dicabut izin operasinya.
Komisi Manajemen Perjudian Komersial Kamboja mengumumkan langkah tegas ini setelah menemukan dugaan bahwa beberapa kasino terlibat dalam aktivitas penipuan online. Keputusan tersebut memicu perhatian publik karena banyak kasino berada di kawasan perbatasan; selama ini, masyarakat memang mengenal kawasan tersebut sebagai titik rawan praktik kejahatan siber di Asia Tenggara.
Berikut ini Berita Terkini Kamboja akan membahas daftar kasino yang dicabut izin operasinya beserta alasan mengejutkan di baliknya.
Delapan Kasino Resmi Dicabut Lisensinya
Komisi Manajemen Perjudian Komersial Kamboja mengumumkan pencabutan lisensi sejumlah kasino sejak April hingga awal Mei 2026. Secara total, pemerintah menyatakan sedikitnya delapan kasino tidak lagi memiliki izin resmi untuk beroperasi di wilayah Kamboja.
Pemerintah mencabut lisensi beberapa kasino, antara lain Jin Yu Man Tang Casino, Xin Hao Peak Casino, Eagle King Casino, Orchid Hotel & Rich Casino, Zhong Huawei Golden Sand International Entertainment, serta Golden Galaxy Casino. Seluruh nama tersebut masuk dalam daftar pengawasan pemerintah.
Selain itu, pemerintah resmi mencabut izin Gang Dao Casino di Sihanoukville dan Shanghai Resort Casino di Phnom Penh pada 6 April 2026. Pemerintah Kamboja menyebut bahwa mereka mengambil keputusan ini setelah menduga adanya pelanggaran serius terhadap regulasi perjudian nasional.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Diduga Jadi Tempat Operasi Penipuan Online
Pemerintah Kamboja menduga beberapa kasino tersebut menyediakan fasilitas untuk kelompok penipuan online internasional. Para pengamat menyebut aktivitas itu memanfaatkan area kasino sebagai pusat operasi kejahatan siber yang menyasar korban dari berbagai negara di Asia.
Pemerintah mengetahui sebagian besar kasino yang kehilangan izin tersebut berada di kawasan perbatasan dan wilayah industri perjudian. Selama ini, masyarakat memang mengenal lokasi tersebut sebagai titik rawan aktivitas penipuan online yang berkembang pesat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keterkaitan industri perjudian dengan praktik kriminal lintas negara. Banyak pihak menilai sejumlah kasino tidak hanya berfungsi untuk perjudian, tetapi mereka juga menduga kasino-kasino tersebut melindungi jaringan penipuan digital.
Baca Juga: Setelah Judol dan Scam Dibersihkan, Akankah Ekonomi Kamboja Bangkit?
Amnesty International Soroti Industri Judi Kamboja
Amnesty International dan sejumlah lembaga internasional sebelumnya telah berulang kali menyoroti industri perjudian di Kamboja. Organisasi tersebut menyebut bahwa mereka menduga sebagian kasino di kawasan perbatasan beroperasi sebagai pusat aktivitas penipuan online berskala besar.
Dalam beberapa laporan internasional sejak 2024 hingga 2026, para ahli menyebut industri perjudian Kamboja menghasilkan miliaran dolar Amerika Serikat setiap tahun. Namun, di balik besarnya keuntungan itu, muncul dugaan adanya praktik eksploitasi tenaga kerja hingga kejahatan siber internasional.
Amnesty International juga menilai pemerintah Kamboja perlu memperketat pengawasan terhadap kasino dan perusahaan perjudian. Pemerintah menganggap langkah pencabutan lisensi pada April dan Mei 2026 menjadi bagian dari upaya membersihkan citra industri perjudian negara tersebut.
Pemerintah Kamboja Perketat Pengawasan Kasino
Pencabutan izin operasi kasino ini menunjukkan pemerintah Kamboja mulai mengambil tindakan lebih tegas terhadap dugaan pelanggaran di sektor perjudian. Media menyebutkan bahwa pemerintah ingin memastikan kasino beroperasi sesuai hukum dan tidak menjadi tempat aktivitas ilegal.
Sejak awal 2026, aparat Kamboja juga meningkatkan pengawasan di wilayah perjudian utama seperti Sihanoukville dan Phnom Penh. Masyarakat mengetahui beberapa kawasan menjadi pusat investasi perjudian asing yang berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Meski begitu, pihak berwenang memperkirakan kasus ini masih akan terus berkembang. Banyak pihak mendesak pemerintah Kamboja melakukan investigasi lebih mendalam terhadap jaringan penipuan online, mereka menduga jaringan tersebut beroperasi di balik industri kasino negara tersebut.
Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputar Berita Terkini Kamboja setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari: infoindokamboja.com
Gambar Kedua dari: infoindokamboja.com