Operasi Besar di Poipet! 587 Tersangka Diamankan, Warga Indonesia Jadi Sorotan
Kepolisian Nasional Kamboja menggelar operasi besar untuk membongkar dugaan sindikat penipuan online di Poipet, Provinsi Banteay Meanchey, pada 4 Oktober 2026.
Petugas menyisir gedung kaca berlantai 30 di Desa Samaki Meanchey, Komune O’Chrov, lalu membawa ratusan orang untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi mencatat 587 orang sebagai tersangka dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari warga negara asing dan Kamboja, termasuk 105 perempuan. Sebagian besar tersangka berasal dari Indonesia sehingga kasus ini mendapat perhatian lebih luas. Simak ulasan lengkapnya dari Berita Terkini Indonesia Kamboja.
587 Orang Jalani Pemeriksaan Polisi
Polisi mencatat 518 warga negara Indonesia dalam daftar tersangka, termasuk 76 perempuan. Petugas juga memeriksa 18 warga negara Thailand yang terdiri dari enam perempuan serta 51 warga negara Kamboja dengan 21 perempuan.
| INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Jajaran Kepolisian Kamboja Pimpin Operasi
Jenderal Sar Thet memimpin langsung operasi tersebut sebagai Kepala Kepolisian Nasional Kamboja. Letnan Jenderal E Sokhy mengatur pelaksanaan di lapangan bersama Komando Gabungan Provinsi Banteay Meanchey. Kantor Kejaksaan Provinsi turut mengoordinasikan proses hukum dalam penindakan tersebut.
Baca Juga:Â 24 Kasino di Kamboja Resmi Hentikan Judi Online, Pemerintah Perketat Pengawasan
Polisi Soroti Peran Warga Indonesia
Kepala Kepolisian Nasional Kamboja menyampaikan bahwa seorang warga negara Indonesia menjadi sosok yang polisi duga berada di balik aktivitas penipuan tersebut. Petugas juga mengumpulkan berbagai barang bukti dari gedung tersebut untuk memperkuat penyelidikan.
Polisi kini memeriksa setiap tersangka untuk mengetahui peran mereka dalam jaringan tersebut. Pemeriksaan itu juga membantu aparat mengungkap pola kerja dan pihak lain yang mungkin terlibat dalam dugaan sindikat penipuan online di Poipet.