Polisi Phnom Penh Gerebek Markas Diduga Scam Center, Ribuan Ponsel Disita dan Warga Tiongkok Ditangkap!
Polisi Phnom Penh menggerebek rumah susun, menyita lebih dari 1.700 ponsel, dan menangkap sejumlah warga negara Tiongkok terkait dugaan penipuan online.
Operasi itu menarik perhatian karena polisi menyita ribuan perangkat elektronik. Setelah selesai mengumpulkan barang bukti, penyidik Departemen Kejahatan Teknologi Kepolisian Nasional Kamboja langsung memeriksa seluruh perangkat untuk mendukung proses penyelidikan.
Berita Terkini Indonesia Kamboja akan mengulas operasi terbaru Kepolisian Phnom Penh yang menggerebek lokasi diduga scam center, menyita lebih dari 1.700 ponsel, dan menangkap sejumlah warga negara Tiongkok.
Polisi Sasar Beberapa Rumah Susun
Tim kepolisian bergerak ke beberapa rumah susun yang mereka curigai sebagai pusat aktivitas jaringan penipuan online. Aparat memasuki setiap ruangan, mengamankan situasi, lalu mengumpulkan berbagai barang yang berkaitan dengan penyelidikan.
Dalam operasi tersebut, polisi menangkap beberapa warga negara Tiongkok. Setelah itu, petugas menutup akses ke lokasi agar tim penyidik dapat memeriksa setiap ruangan tanpa gangguan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Ribuan Perangkat Elektronik Jadi Bukti Penting
Polisi menemukan delapan keyboard, 19 motherboard, dua perangkat jaringan, empat ponsel, lima laptop, serta empat adaptor multifungsi. Petugas juga mencatat seluruh barang itu sebagai barang bukti.
Di lokasi lain, aparat kembali menemukan 1.740 ponsel, 11 komputer all-in-one, kartu SIM, berbagai aksesori telekomunikasi, satu mobil berwarna putih, serta sejumlah perangkat lainnya. Penyidik kini mendata semua barang tersebut untuk melengkapi berkas perkara.
Baca Juga:Â AS Desak Kamboja Tangkap Dalang Penipuan Telekomunikasi, Operasi Scam Center Kembali Jadi Sorotan!
Ahli Telusuri Fungsi Setiap Perangkat
Ahli dari Departemen Kejahatan Teknologi langsung menganalisis seluruh perangkat elektronik yang polisi kumpulkan. Mereka menduga para pelaku memanfaatkan perangkat tersebut untuk menjalankan penipuan online melalui jaringan telekomunikasi.
Tim penyidik terus menelusuri fungsi setiap perangkat. Mereka juga memeriksa hubungan antarbarang bukti agar dapat mengungkap pola kerja jaringan tersebut.
Penyidik Periksa Para Tersangka
Polisi membawa para warga negara Tiongkok yang mereka tangkap ke Departemen Kejahatan Teknologi di Kantor Pusat Kepolisian Nasional Kamboja. Penyidik kemudian memeriksa identitas, peran, dan aktivitas masing-masing orang.
Selain memeriksa para tersangka, penyidik juga mencocokkan data dari perangkat elektronik dengan keterangan yang mereka peroleh selama pemeriksaan. Langkah itu membantu polisi mengembangkan penyelidikan.
Kamboja Perkuat Pemberantasan Scam Center
Pemerintah Kamboja terus meningkatkan operasi untuk menekan aktivitas scam center. Aparat tidak hanya memburu para pelaku, tetapi juga berusaha mengungkap pihak yang mengendalikan jaringan tersebut.
Melalui operasi yang berlangsung secara berkelanjutan, pemerintah ingin mempersempit ruang gerak pelaku penipuan online. Aparat juga memperkuat koordinasi antarlembaga agar proses penegakan hukum berjalan lebih cepat dan lebih efektif.