Jumlah WNI Eks Sindikat Online Scam di Kamboja Melonjak, 2.887 Dipulangkan

Silakan Share

Jumlah WNI eks sindikat online scam di Kamboja terus melonjak, hingga 2.887 orang meminta dipulangkan ke Indonesia.

Online Scam di Kamboja Melonjak, 2.887 Dipulangkan

Pemerintah melalui KBRI Phnom Penh dan Kementerian Luar Negeri aktif memfasilitasi repatriasi, termasuk pendampingan hukum, psikologis, dan reintegrasi sosial. Mayoritas korban adalah generasi muda yang tergiur janji penghasilan besar dari pekerjaan ilegal.

Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya tentang Berita Indonesia Kamboja.

Jumlah WNI Korban Sindikat Online Scam di Kamboja Terus Naik

Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat sindikat online scam di Kamboja terus meningkat. Hingga awal 2026, tercatat 2.887 WNI meminta untuk dipulangkan ke Tanah Air, menyusul maraknya kasus penipuan daring yang dilakukan dari wilayah tersebut. Mayoritas korban berasal dari generasi muda yang tergiur iming-iming keuntungan besar melalui pekerjaan ilegal.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat lonjakan signifikan WNI yang meminta repatriasi sejak 2023. Mereka biasanya direkrut melalui media sosial, janji penghasilan tinggi, dan transportasi murah untuk bekerja di Kamboja, namun akhirnya terjebak dalam praktik penipuan daring.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Maria Ulfah, mengatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan bekerja sama dengan aparat setempat untuk memastikan keselamatan WNI yang terdampak. “Kami berupaya memulangkan mereka secara aman dan memberikan pendampingan hukum dan sosial,” ujarnya.

Taktik Sindikat Penipuan dan Dampaknya

Sindikat online scam di Kamboja biasanya menawarkan pekerjaan sebagai admin akun, penipuan belanja daring, atau investasi palsu. Korban dijanjikan gaji besar, namun seringkali diharuskan membayar uang muka atau menyetor sejumlah dana yang kemudian disalahgunakan.

Akibat praktik ini, banyak WNI terjebak dalam jerat hukum di Kamboja dan berpotensi menghadapi hukuman pidana setempat. Selain itu, keluarga di Tanah Air juga mengalami tekanan psikologis dan kerugian finansial.

Maria Ulfah menekankan bahwa modus baru selalu bermunculan, termasuk penggunaan aplikasi daring untuk transaksi ilegal. “Kami terus memberikan edukasi dan peringatan bagi WNI agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan mencurigakan di luar negeri,” jelasnya.

Baca Juga: Korban Scam Online Di Kamboja! 36 WNI Kembali Ke Pelukan Keluarga

Langkah Pemulangan dan Perlindungan WNI

Langkah Pemulangan dan Perlindungan WNI

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Phnom Penh aktif melakukan koordinasi dengan pihak berwenang Kamboja untuk memfasilitasi pemulangan WNI. Program repatriasi ini mencakup pemeriksaan dokumen, pendampingan hukum, hingga transportasi kembali ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah menyiapkan layanan konsuler dan psikologis bagi WNI yang pulang. Pendampingan ini bertujuan agar mereka dapat reintegrasi ke masyarakat dan menghindari kembali terjerat praktik ilegal serupa.

Kementerian Luar Negeri juga membuka saluran informasi bagi masyarakat Indonesia yang mengetahui adanya rekrutmen ilegal di luar negeri. Hal ini penting untuk menekan angka korban baru dan mencegah sindikat berkembang di wilayah lain.

Edukasi dan Pencegahan Korban Baru

Selain pemulangan, pemerintah gencar melakukan kampanye edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial, seminar sekolah, dan media lokal untuk mengenalkan risiko bekerja di sindikat online di luar negeri.

Maria Ulfah menyatakan bahwa upaya pencegahan menjadi kunci agar kasus serupa tidak terus meningkat. Edukasi ini juga mencakup pemahaman hukum internasional dan konsekuensi pidana bagi WNI yang terlibat.

Dengan sinergi antar kementerian, aparat penegak hukum, dan masyarakat, pemerintah berharap tren WNI terjebak sindikat online scam di Kamboja dapat ditekan. Perlindungan, edukasi, dan pemulangan menjadi langkah terpadu menjaga keselamatan dan masa depan generasi muda Indonesia.

Luangkan waktu kamu untuk membaca informasi terbaru yang ada di Kamboja yang akan menambah wawsan kamu hanya ada di Indonesia Kamboja.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari news.okezone.com
  2. Gambar Kedua dari nasional.sindonews.com