Heboh! Evakuasi Korban Scam Jambi Dimulai, Belasan Masih Tersangkut di Kamboja
Proses evakuasi korban scam asal Jambi mulai dilakukan, namun belasan orang dilaporkan masih tertahan dan belum bisa keluar dari Kamboja.
Krisis penipuan loker di Kamboja makin memanas, menjerat warga Jambi yang tergiur gaji besar. Pemprov Jambi di bawah Gubernur Al Haris menyiapkan evakuasi, namun korban seperti Andri Budi Sanjaya, Chilva Shety Priyanka Elwani, dan Syehidi masih terkatung-katung. KBRI Phnom Penh memfasilitasi repatriasi sejak Januari 2026, tetapi birokrasi dan denda masih menghambat.
Berikut ini Situasi Terkini Kamboja akan kami rangkum secara singkat, mencakup perkembangan terbaru terkait kasus penipuan dan kondisi para korban.
Latar Belakang Kasus Scam
Sindikat scam Kamboja tawarkan loker sales di Vietnam dengan gaji Rp30 juta per bulan. Warga Jambi tergiur, bayar biaya administrasi hingga Rp50 juta per orang. Sesampai, mereka dipaksa kerja judi online dengan ancaman fisik sadis.
Korban alami perlakuan tak manusiawi: dipenjara kasar, dipukul, dan dikurung tanpa gaji. Andri cerita kabur malam hari, sembunyi di pulau terpencil sebelum ke KBRI. Chilva dan Syehidi alami trauma serupa, paspor disita sindikat.
Total 120 warga Jambi terdata korban, termasuk 12 yang pulang rombongan Maret 2026. Sisanya 15 orang masih nunggu tiket pulang, keluhkan Pemprov janji beli tiket tak terealisasi. DPD PDIP Jambi desak aksi nyata cepat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kondisi Korban di Kamboja
Di penampungan Imigrasi Indonesia-Tiongkok, para korban asal Jambi menunggu evakuasi sambil menahan lapar setiap hari. Andri mengatakan makanan yang tersedia sangat seadanya, bahkan tidak ada obat untuk mengobati luka akibat cambukan. Sementara itu, Chilva mengalami trauma berat dan diduga mengidap PTSD akibat penyiksaan oleh sindikat.
KBRI Phnom Penh pulangkan 1.816 WNI sejak Januari, hapus denda 3.211 orang berkat operasi keamanan Kamboja. 5.481 permintaan bantuan masuk, tapi birokrasi visa hambat 15 warga Jambi. Mereka tidur alas tikar, was-was deportasi.
Syehidi menceritakan bahwa sindikat menggunakan polisi bayaran di Kamboja untuk menangkap korban yang mencoba kabur. Meski begitu, para korban tetap saling membantu sesama warga Indonesia dengan berbagi makanan yang sangat minim. Mereka semua berharap bisa segera pulang dan menyambut Lebaran bersama keluarga tercinta di Jambi.
Baca Juga: BBM Menipis? Kamboja Panik, Langsung Borong Dari Singapura dan Malaysia!
Upaya Pemprov Jambi
Gubernur Al Haris umumkan tanggung biaya tiket pribadi untuk Andri dan Chilva. Tim Dinas Tenaga Kerja koordinasi KBRI, siapkan dokumen administrasi lengkap. Belasan korban lain diprioritaskan evakuasi minggu depan.
Roida Pane (PDIP) kritik janji seremonial Gubernur, desak realisasi segera. Pemprov alokasikan Rp500 juta bantuan repatriasi, termasuk karantina kesehatan pasca-scam. Koordinasi Imigrasi Jambi percepat proses paspor darurat.
Korban yang pulang terima bantuan sosial Rp10 juta per orang plus pelatihan kerja lokal. Pemprov bentuk satgas anti-scam cegah warga nekat ke luar negeri. Monitoring medsos lowongan kerja tingkatkan.
Dampak Dan Pencegahan
Krisis scam merugikan warga Jambi hingga Rp6 miliar secara total, serta menghancurkan mimpi mereka untuk migrasi. Banyak keluarga korban terpaksa berhutang, bahkan anak-anak harus putus sekolah. Kondisi ini membuat ekonomi rumah tangga lumpuh dan semakin meningkatkan tingkat kemiskinan lokal.
Pemerintah pusat kini semakin gencar melakukan razia terhadap sindikat, serta memasukkan agen loker ilegal ke dalam daftar hitam. Pemprov Jambi juga mengampanyekan program “Kerja Aman Tanah Air” melalui masjid dan posko kelurahan. Selain itu, KBRI memasang hotline 24 jam untuk membantu WNI yang tersesat di luar negeri.
Belajar dari kasus ini, Disnaker Jambi mulai melakukan verifikasi lowongan kerja secara lebih ketat. Para korban yang telah pulang juga menjadi duta pencegahan penipuan dengan membagikan pengalaman pilu mereka. Diharapkan, ke depan tidak ada lagi warga Jambi yang tersangkut scam di Kamboja.
Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputar Situasi Terkini Kamboja setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari: internasional.republika.co.id
Gambar Kedua dari: jambi.tribunnews.com