Geger! Proyek Fantastis $574 Juta di Sihanoukville Molor Hingga 2030, Ada Apa Sebenarnya?
Proyek resor mewah bernilai fantastis di Sihanoukville, Kamboja, kini menjadi sorotan setelah jadwal penyelesaiannya mundur hingga 2030.
Proyek Peninsula Bay yang semula menjanjikan kemegahan pariwisata justru menghadapi persoalan serius, mulai dari keterlambatan pembangunan hingga keluhan pekerja mengenai pembayaran upah.
Jangan Lewatkan Informasi Terbaru dariBerita Terkini Indonesia Kamboja !
Proyek Mewah Bernilai $574 Juta Tertunda
Peninsula Bay merupakan proyek resor mewah di kawasan pesisir Sihanoukville. Rencana pembangunannya mencakup hotel dengan sekitar 2.870 kamar, kondominium bertingkat tinggi, serta pusat komersial yang dirancang untuk menarik wisatawan dan investor.
Dewan Pengembangan Kamboja menyetujui proyek tersebut pada awal 2024 dengan nilai investasi sekitar $574 juta. Besarnya investasi itu sempat menumbuhkan harapan terhadap perkembangan sektor properti dan pariwisata di kota pesisir tersebut.
Namun, rencana itu menghadapi hambatan. Pemerintah daerah menyebut pengembang menargetkan penyelesaian pada 2030, mundur dari jadwal sebelumnya pada 2028. Penundaan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan pembangunan dan masa depan investasi di kawasan itu.
| INDOKAMBOJA hadir di Channel Telegram, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pekerja Mengeluhkan Upah yang Terlambat
Di balik megahnya rencana pembangunan, para pekerja menghadapi persoalan ekonomi yang berat. Sejumlah pekerja mengaku perusahaan berulang kali terlambat membayar upah mereka dalam beberapa bulan terakhir.
CamboJA News melaporkan bahwa Chan Vorleak, seorang pekerja konstruksi, memperoleh upah sekitar $11 per hari. Ia bersama suami dan kedua putranya yang masih remaja bekerja di lokasi proyek melalui perusahaan subkontraktor.
Keterlambatan pembayaran membuat keluarga pekerja kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar utang. Selain itu, berkurangnya pekerjaan membuat mereka tidak selalu memperoleh penghasilan secara rutin setiap bulan.
Baca Juga: Polisi Thailand Bongkar Jaringan Pencucian Uang Penipuan di Poipet, Kamboja — Modusnya Jadi Sorotan!
Anak-Anak Terpaksa Meninggalkan Bangku Sekolah
Persoalan ekonomi keluarga bahkan berdampak langsung pada pendidikan anak-anak. Vorleak mengungkapkan bahwa tekanan keuangan mendorong kedua putranya ikut bekerja demi membantu keluarga bertahan hidup.
Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana keterlambatan upah dapat memicu persoalan sosial yang lebih luas. Ketika orang tua kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan anak berisiko tersisih demi mencari penghasilan tambahan.
Kisah keluarga ini menjadi gambaran nyata beratnya kehidupan sebagian pekerja konstruksi. Di tengah proyek bernilai ratusan juta dolar, mereka justru harus berjuang memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan masa depan anak-anaknya.
Sanksi dan Masa Depan Proyek Jadi Sorotan
CamboJA News juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua mantan direktur perusahaan terkait proyek tersebut pada April 2026. Pihak berwenang AS mengaitkan sanksi itu dengan dugaan keterlibatan mereka dalam operasi penipuan daring dan pencucian uang.
Perkembangan tersebut menambah sorotan terhadap perusahaan pengembang. Namun, laporan mengenai sanksi dan keterlambatan upah tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa keduanya memiliki hubungan sebab akibat.
Hingga laporan tersebut terbit, perusahaan belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar media. Publik pun menantikan kejelasan mengenai kelanjutan pembangunan, pembayaran hak pekerja, dan langkah pengembang untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul.
Kesimpulan
Penundaan Peninsula Bay hingga 2030 memperlihatkan tantangan besar di balik proyek investasi mewah Sihanoukville. Nilai investasi yang fantastis belum menjamin kesejahteraan pekerja apabila perusahaan gagal menjaga kelancaran pembayaran upah.
Pemerintah dan pengembang perlu memberikan kejelasan mengenai masa depan proyek sekaligus memastikan pekerja memperoleh hak mereka dan anak-anak tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan. Kunjungi BERITA TERKINI INDONESIA KAMBOJA sekarang dan pastikan Anda tidak ketinggalan berita terbaru dari Kamboja!