Terungkap! Restorasi Sisi Barat Phnom Bakheng Picu Sorotan Dunia Arkeologi
Restorasi di sisi barat Phnom Bakheng menarik perhatian dunia arkeologi karena temuan dan metode pelestarian yang digunakan.
Proyek restorasi bagian barat Candi Phnom Bakheng di kompleks Angkor, Kamboja, kini menarik perhatian kalangan arkeologi internasional. Pekerjaan pelestarian ini menjadi sorotan karena menyangkut salah satu candi penting di kawasan warisan dunia UNESCO yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi.
Berikut ini Berita Terkini Kamboja akan membahas restorasi sisi barat Phnom Bakheng yang menarik perhatian dunia arkeologi internasional.
Kronologi Restorasi
Restorasi Phnom Bakheng telah berlangsung sejak Agustus 2019 melalui kerja sama Otoritas Nasional APSARA dan World Monuments Fund. Tahapan awal difokuskan pada bagian-bagian candi yang paling rentan mengalami kerusakan, dengan metode konservasi yang menekankan kehati-hatian agar struktur asli tetap terjaga.
Pada perkembangan terbaru, tim restorasi mengalihkan perhatian ke sisi barat candi setelah sebelumnya menangani bagian barat daya. Pergeseran fokus ini menandakan pekerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi teknis di lapangan. Setiap bagian dipulihkan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi penanganan.
Pejabat teknis proyek, Chiv Phirom, menyampaikan bahwa pekerjaan masih terus berjalan dan ditargetkan rampung pada 2029. Sebelumnya, sempat muncul laporan bahwa proyek bisa selesai lebih cepat karena progres restorasi cukup signifikan. Namun, jadwal akhirnya disesuaikan dengan kebutuhan konservasi yang lebih menyeluruh.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Dampak Bagi Angkor
Kemajuan restorasi Phnom Bakheng memberi dampak positif bagi citra Angkor sebagai kawasan warisan budaya dunia. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah Kamboja untuk merawat peninggalan sejarah secara serius dan berkelanjutan.
Dari sisi kerja sama internasional, proyek ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lembaga lokal dan organisasi konservasi global. Keterlibatan World Monuments Fund memberi dukungan teknis dalam proses pemugaran, terutama pada aspek pelestarian struktur batu dan penguatan bangunan.
Bagi sektor pariwisata, restorasi yang berjalan baik berpotensi meningkatkan kepercayaan pengunjung terhadap pengelolaan situs. Pengelola yang merawat candi dengan baik tidak hanya menjamin keamanan pengunjung, tetapi juga mempertahankan daya tarik historis situs tersebut. Dengan begitu, pelestarian dan pariwisata dapat berjalan beriringan.
Baca Juga:Ā Tiga Korban Scam Kamboja Pulang, Satu Orang Misterius Hilang Kontak!
Penyebab Pemugaran
Pemerintah melakukan pemugaran karena Phnom Bakheng telah mengalami tekanan usia selama berabad-abad. Sebagai candi yang berdiri di area terbuka, bangunan ini rentan terhadap pelapukan batu, erosi, serta perubahan struktur akibat cuaca dan waktu.
Selain faktor alam, tingginya aktivitas wisata di kawasan Angkor juga menjadi alasan penting perlunya restorasi. UNESCO menetapkan Angkor sebagai salah satu Situs Warisan Dunia sejak 1992, menjadikannya salah satu destinasi paling populer di Kamboja. Kondisi itu menuntut pengelolaan yang mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pariwisata.
Tim konservasi memusatkan pekerjaan pada bagian tertentu agar keaslian bangunan tidak terganggu. Tim ahli memilih pendekatan ini agar pemugaran tetap mengikuti kaidah pelestarian cagar budaya. Dengan cara itu, mereka dapat memperkuat struktur bersejarah tanpa menghilangkan nilai arsitektural aslinya.
Penanganan dan Tahap Lanjut
Otoritas Nasional APSARA bersama World Monuments Fund terus memantau perkembangan restorasi di sisi barat Phnom Bakheng. Tim teknis bekerja secara bertahap untuk memastikan setiap bagian yang mereka pulihkan memenuhi standar konservasi.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa tim ahli telah memulihkan dua teras candi secara sepenuhnya, sementara mereka juga menunjukkan progres besar dalam persiapan untuk tingkat berikutnya. Data ini membuktikan bahwa tim melakukan restorasi secara sistematis dan terukur, bukan sekadar melakukan perbaikan fisik biasa.
Ke depan, tim akan terus melanjutkan pekerjaan hingga mencapai seluruh target teknis. Dengan jadwal penyelesaian yang masih berlangsung beberapa tahun ke depan, Phnom Bakheng tetap menjadi salah satu fokus utama pelestarian situs Angkor.
Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputarĀ Berita Terkini Indonesia KambojaĀ setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari: cambodianess.com
Gambar Kedua dari: cambodianess.com