Terungkap! Cara Eks Admin Scam Kamboja Kuras Rp285 Juta di Facebook

Silakan Share

Terungkap cara eks admin scam Kamboja menjalankan aksi penipuan melalui Facebook hingga berhasil menguras uang korban secara signifikan.

Cara Eks Admin Scam Kamboja Kuras Rp285 Juta di Facebook

Ditreskrimsus Polda Riau mengungkap kasus penipuan online oleh eks admin scam Kamboja berinisial DJ (33). Ia diduga menipu korban hingga rugi Rp285 juta melalui Facebook dengan modus palsu customer service Blibli. Penangkapan dilakukan pada 6 April 2026 di Pekanbaru dan mengakhiri aksinya.

Berikut ini Situasi Terkini Kamboja akan mengulas kasus eks admin scam yang menipu korban melalui Facebook hingga merugikan Rp285 juta secara signifikan.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Latar Belakang Pelaku dan Awal Kasus

DJ sebelumnya bekerja di sindikat scam internasional di Sihanoukville, Kamboja, sejak awal 2024, belajar trik licik dari para ahlinya. Ia kelola akun Facebook palsu “Sofi Atmaja” untuk tipu korban dengan cerita manis. Kembali ke Indonesia 2025, ia lanjutkan aksi secara mandiri di Pekanbaru, seolah tak kapok.

Kasus terungkap dari laporan korban yang rugi besar dan penuh penyesalan. Tim Subdit V Siber lakukan penyelidikan intensif dengan teliti. DJ ditangkap di kos putra Jalan Garuda, Kelurahan Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru, pukul 13.30 WIB, saat lengah.

Kompol I Komang Aswatama, Ps Kasubdit V, ungkap aksi sejak Januari 2024 dengan jelas. Pelaku bangun kepercayaan korban sebelum tawarkan “pekerjaan online” yang menggiurkan. Ini modus klasik tapi meyakinkan bagi korban awam yang ingin cepat kaya.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

šŸ”„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
šŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Modus Operandi Penipuan Online

Pelaku dekati korban via Facebook “Sofi Atmaja”, jalin kedekatan emosional seperti sahabat lama. Lalu tawarkan kerja di Blibli dengan iming-iming komisi 5-10 persen yang terdengar mudah. Korban diminta beli produk, beri rating, dan setor uang bertahap tanpa curiga.

Komunikasi pindah ke WhatsApp, berpura-pura CS Blibli profesional. Uang korban masuk rekening penampung, tapi tak pernah balik meski dijanjikan. Alasan tambahan transaksi terus muncul hingga kuras habis tabungan korban secara halus.

Skema ini rekayasa sempurna yang memanfaatkan rasa ingin tahu. Pelaku manfaatkan psikologi korban yang haus untung cepat dengan pintar. Kerugian satu korban capai Rp285 juta, kemungkinan korban lain belum terdata dan masih tersembunyi.

Baca Juga:Ā Indonesia Jadi Role Model Karantina Modern, Delegasi Kamboja Rela Belajar Digital

Proses Penangkapan dan Barang Bukti

 Proses Penangkapan dan Barang Bukti

Penangkapan dipimpin oleh Iptu Fiqih Panji Ramdhan dengan strategi yang telah direncanakan secara matang. Polisi menyita ponsel, rekening bank, dan akun palsu sebagai barang bukti kuat. Terduga DJ kemudian ditahan di Mapolda Riau untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Penyelidikan mengungkap bahwa DJ diduga pernah menjadi bagian dari jaringan scam di Kamboja. Polisi kini menelusuri jaringan lainnya, termasuk WNI yang masih berada di luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran modus serupa di Indonesia.

Korban utama diketahui mengikuti instruksi pelaku secara bertahap hingga mengalami kerugian total, seolah terhipnotis. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi aparat dalam menghadapi penipuan digital lintas negara yang semakin canggih.

Dampak Hukum dan Imbauan Polisi

DJ jerat Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45A ayat (1) UU ITE, ancam 6 tahun penjara yang pantas. Proses hukum lanjut di pengadilan dengan adil. Kasus ini tunjukkan ancaman eks scam Kamboja di tanah air semakin nyata.

Kompol Komang imbau masyarakat waspadai tawaran investasi online indah janji manis. Verifikasi akun resmi, abaikan pesan mencurigakan dari nomor tak dikenal selalu. Jangan tergiur untung instan yang sering jadi jebakan batman.

Kasus picu kesadaran publik soal bahaya medsos yang terselubung. Polisi tingkatkan patroli siber cegah korban baru secara proaktif. Harapannya, masyarakat lebih cerdas hadapi penipuan digital di era sekarang.

Ikuti terus perkembangan terbaru dan jangan sampai terlewatkan informasi penting seputarĀ Situasi Terkini KambojaĀ setiap harinya.


Sumber Informasi Gambar:

Gambar Pertama dari: beritasatu.com
Gambar Kedua dari: riau.disway.id