Kuil Preah Vihear Rusak, Kamboja Tuding Thailand Jadi Penyebab
Kerusakan Kuil Preah Vihear memicu ketegangan baru antara Kamboja dan Thailand, pemerintah Kamboja menuding Thailand sebagai penyebab.
Kerusakan yang terjadi pada Kuil Preah Vihear kembali memicu ketegangan hubungan antara Kamboja dan Thailand. Situs warisan dunia yang berada di kawasan perbatasan kedua negara tersebut dilaporkan mengalami kerusakan, dan pemerintah Kamboja secara terbuka menyalahkan Thailand sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya tentang Berita Indonesia Kamboja.
Kondisi Kerusakan Kuil Preah Vihear
Pemerintah Kamboja menyatakan bahwa sejumlah bagian Kuil Preah Vihear mengalami kerusakan struktural. Kerusakan tersebut dilaporkan mencakup retakan pada dinding batu serta runtuhnya beberapa elemen bangunan yang dinilai berusia ratusan tahun.
Menurut otoritas Kamboja, kerusakan ini tidak terjadi secara alami. Mereka menilai ada faktor eksternal yang mempercepat degradasi bangunan, terutama aktivitas militer dan pergerakan berat di sekitar kawasan kuil.
Kuil Preah Vihear sendiri berada di lokasi yang sensitif secara geografis. Letaknya di dataran tinggi dekat perbatasan membuat kawasan ini rentan terhadap gangguan, baik akibat aktivitas manusia maupun ketegangan keamanan.
Tuduhan Kamboja Terhadap Thailand
Dalam pernyataan resminya, pemerintah Kamboja menuding aktivitas Thailand di wilayah perbatasan sebagai penyebab utama kerusakan kuil. Tuduhan tersebut mencakup dugaan penggunaan alat berat dan aktivitas militer yang menimbulkan getaran di sekitar situs bersejarah.
Kamboja menilai tindakan tersebut melanggar prinsip perlindungan situs warisan budaya dunia. Mereka juga menekankan bahwa setiap aktivitas di sekitar kawasan Preah Vihear seharusnya dilakukan dengan koordinasi dan kehati-hatian tinggi.
Tuduhan ini menambah daftar panjang klaim dan kontra-klaim antara kedua negara. Meski demikian, Kamboja menyatakan akan menempuh jalur diplomatik untuk menyampaikan keberatan dan meminta klarifikasi dari pihak Thailand.
Baca Juga: Pulang Mandiri, 86 WNI Korban Penipuan Online di Kamboja Tiba di Indonesia
Respons Thailand Dan Sikap Resmi Pemerintah
Thailand belum secara tegas mengakui tuduhan yang dilayangkan Kamboja. Pemerintah Thailand menyatakan bahwa mereka masih mempelajari laporan kerusakan dan menunggu hasil investigasi yang lebih mendalam.
Pihak Thailand juga menegaskan bahwa negaranya menghormati nilai sejarah dan budaya Kuil Preah Vihear. Mereka membantah melakukan aktivitas yang disengaja untuk merusak situs tersebut.
Dalam beberapa kesempatan, Thailand menyerukan agar isu ini tidak dibesar-besarkan dan diselesaikan melalui dialog bilateral. Pemerintah Thailand menilai stabilitas kawasan perbatasan harus tetap dijaga demi kepentingan bersama.
Sengketa Lama di Balik Preah Vihear
Kuil Preah Vihear telah lama menjadi sumber sengketa antara Kamboja dan Thailand. Meski Mahkamah Internasional telah memutuskan bahwa kuil tersebut berada di wilayah Kamboja, area di sekitarnya masih kerap diperdebatkan.
Ketegangan di kawasan ini pernah memicu bentrokan bersenjata di masa lalu. Oleh karena itu, setiap insiden yang melibatkan Preah Vihear selalu dipandang sensitif dan berpotensi memicu eskalasi konflik.
Kerusakan terbaru ini dinilai oleh pengamat sebagai pengingat bahwa akar masalah sengketa perbatasan belum sepenuhnya terselesaikan. Selama tidak ada kesepakatan menyeluruh, potensi konflik akan selalu ada.
Dampak Diplomatik Dan Perhatian Internasional
Kasus kerusakan Kuil Preah Vihear berpotensi berdampak pada hubungan diplomatik Kamboja dan Thailand. Meski kedua negara sama-sama anggota ASEAN, isu ini dapat mengganggu kerja sama regional jika tidak ditangani secara hati-hati.
Organisasi internasional yang bergerak di bidang pelestarian budaya juga diperkirakan akan memantau perkembangan kasus ini. Sebagai situs warisan dunia, Preah Vihear berada di bawah perhatian komunitas global.
Ke depan, kedua negara diharapkan dapat mengedepankan dialog dan kerja sama teknis untuk melindungi kuil dari kerusakan lebih lanjut. Penyelesaian damai dan transparan menjadi kunci agar warisan budaya tersebut tetap lestari bagi generasi mendatang.
Luangkan waktu kamu untuk membaca informasi terbaru yang ada di Kamboja yang akan menambah wawasan kamu hanya ada di Indonesia Kamboja.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detikcom
- Gambar Kedua dari iNews