Menelusuri Keajaiban Gunung Kulen, Destinasi Wisata Alam Kamboja

Silakan Share

Gunung Kulen merupakan salah satu destinasi wisata alam paling menakjubkan di Kamboja, memadukan keindahan alam, sejarah, dan spiritualitas.

Menelusuri-Keajaiban-Gunung-Kulen,-Destinasi-Wisata-Alam-Kamboja

Pengunjung dapat menikmati hutan lebat air terjun yang menyegarkan, serta situs kuno seperti Sungai Seribu Lingga dan patung Buddha berbaring di Preah Ang Thom.

Berikut ini Berita Indonesia Kamboja akan memberikan informasi menarik tentang Gunung Kulen, salah satu destinasi wisata alam paling memukau di Kamboja.

Keajaiban Alam dan Spiritual Gunung Kulen

Gunung Kulen terkenal dengan hutan lebat, air terjun menakjubkan, dan ukiran kuno yang tersembunyi di dasar sungai.

Tempat ini dianggap sangat sakral bagi penduduk lokal karena peran pentingnya dalam sejarah dan budaya Khmer. Gunung Kulen memiliki makna religius yang mendalam bagi umat Hindu dan Buddha yang datang berziarah.

Dikenal sebagai Mahendraparvata pada zaman kuno, Gunung Kulen merupakan tempat kelahiran Kekaisaran Khmer.

Situs ini menjadi simbol spiritual dan historis, menarik wisatawan yang ingin merasakan kedamaian alam sekaligus belajar sejarah. Selain nilai religius, keindahan alamnya menjadikan Kulen destinasi wisata utama di Kamboja.

Pemandangan alam dan situs bersejarah menyatu sempurna, membuat setiap pengunjung dapat menikmati kombinasi petualangan, spiritualitas, dan edukasi. Dari pegunungan hijau hingga aliran sungai suci, Gunung Kulen menghadirkan pengalaman wisata yang unik dan menyentuh.

Air Terjun Phnom Kulen yang Menyegarkan

Air Terjun Phnom Kulen merupakan daya tarik paling populer di gunung ini. Terdiri dari dua tingkatan, air terjun bawah lebih kecil, sementara air terjun atas mengalir dramatis ke kolam alami.

Wisatawan dapat berenang atau bersantai di kolam, menikmati udara segar dan suara alam. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah pagi hari sebelum keluarga lokal datang untuk piknik.

Selain keindahan air terjun, pengunjung dapat menikmati situs seperti Seribu Lingga di Kbal Spean dan Patung Buddha berbaring di Preah Ang Thom. Kombinasi alam dan budaya menjadikan lokasi ini tempat wisata yang lengkap.

Baca Juga: Anak Hilang Diduga Dibawa ke Kamboja, Ibu di Serang Laporkan Dugaan TPPO

Sungai Seribu Lingga Karya Seni Kuno

Sungai-Seribu-Lingga-Karya-Seni-Kuno

Sungai Seribu Lingga menampilkan ukiran rumit lingga Hindu, dewa, dan motif lainnya di dasar sungai. Air yang mengalir di atas ukiran dipercaya membawa berkah spiritual ke wilayah Angkor.

Ukiran ini dibuat pada sekitar tahun 1050 Masehi oleh Raja Suryavarman I. Selama musim kemarau, permukaan air rendah sehingga ukiran terlihat jelas, memungkinkan pengunjung melihat detail seni kuno.

Sungai ini bukan sekadar objek wisata, tetapi juga tempat spiritual yang menunjukkan perpaduan budaya dan kepercayaan lokal, memperkaya pengalaman setiap pengunjung yang datang.

Jejak Sejarah Kekaisaran Khmer

Gunung Kulen merupakan tempat Raja Jayavarman II memproklamasikan kemerdekaan Kamboja pada tahun 802 Masehi. Situs ini dinamai Mahendraparvata, yang berarti “Gunung Indra, Raja Para Dewa”, dan menjadi ibu kota pertama Kekaisaran Khmer.

Pada 2012, teknologi LIDAR mengungkap bahwa gunung ini memiliki kota tersembunyi dengan sistem pengelolaan air, kompleks candi, dan pemukiman yang berkembang. Hal ini menunjukkan pentingnya Gunung Kulen dalam sejarah dan peradaban Khmer.

Sejarahnya yang kaya menjadikan gunung ini tidak hanya destinasi wisata alam, tetapi juga tempat edukasi sejarah yang penting. Pengunjung dapat menyelami budaya kuno sambil menikmati keindahan alam.

Patung Buddha Berbaring Preah Ang Thom

Di puncak gunung, Preah Ang Thom menampilkan patung Buddha berbaring sepanjang 16 meter yang diukir dari batu pasir. Patung ini melambangkan pose Parinirvana, saat Buddha mencapai pencerahan akhir.

Situs ini menjadi tempat ziarah penting bagi umat Buddha dan wisatawan yang ingin menyaksikan praktik spiritual lokal. Pengunjung dapat melihat pemujaan doa, persembahan dupa, dan ketenangan meditasi di sekitarnya.

Patung ini menggabungkan nilai sejarah, keagamaan, dan seni, menjadikannya salah satu ikon wisata Gunung Kulen yang paling berkesan.

Buat kalian yang ingin mendapatkan berita terbaru dan terupdate yang tentunya terpercaya hanya di Berita Indonesia Kamboja.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari exotravel.com
  2. Gambar Kedua dari camboticket.com