Begini Modusnya! Jaringan Perdagangan Orang Rekrut Admin Judi Online ke Kamboja!
Kasus perdagangan orang terungkap, korban direkrut sebagai admin judi online, dikirim ke Kamboja dengan modus licik.
Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menggagalkan dua upaya pengiriman korban TPPO dalam dua bulan terakhir. Kasus ini melibatkan jaringan internasional dan domestik dengan modus licik, mulai dari admin judi online di Kamboja hingga Ladies Companion (LC) di Manokwari, Papua Barat.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Situasi Terkini Kamboja.
Penangkapan Jaringan Internasional di Bandara
Kasus terbaru terungkap pada Rabu (10/3/2026) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Tim Resmob Polda Sulut berhasil mengamankan tiga tersangka, yaitu IAL, CAM, dan KFP, yang hendak berangkat menuju Poipet, Kamboja. Mereka terlibat dalam upaya perekrutan admin judi online.
Tersangka IAL diketahui memfasilitasi perekrutan, yang dikendalikan oleh FP dan A dari luar negeri. IAL berperan memberikan pinjaman uang kepada korban untuk meyakinkan keluarga mereka, serta membantu pengurusan izin penerbangan ke luar negeri.
IAL sendiri merupakan “pemain lama” dalam praktik ini. Tercatat, ia sudah dua kali bekerja sebagai admin judi online di Kamboja pada tahun 2023 dan 2024, menunjukkan pengalamannya dalam jaringan tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Modus Operandi Dan Barang Bukti
Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dan strategis. Bukti-bukti tersebut meliputi paspor asli, berbagai mata uang asing seperti Dolar AS, Dolar Singapura, Ringgit Malaysia, dan Riel Kamboja, serta belasan kartu SIM internet untuk komunikasi daring.
Barang bukti ini secara jelas mengindikasikan skala operasi besar yang melibatkan transaksi internasional kompleks dan kebutuhan komunikasi yang sangat luas. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya jaringan terorganisir yang sistematis di balik perekrutan ilegal ini.
Penggunaan berbagai mata uang asing dan kartu SIM internet juga menunjukkan upaya sengaja para pelaku untuk mengaburkan jejak transaksi finansial dan komunikasi, sehingga mempersulit pelacakan oleh pihak berwenang yang menindak.
Baca Juga: PMI Meninggal di Kamboja, KP2MI Turun Tangan Pulangkan Jenazah
Kasus Perekrutan Ladies Companion (LC)
Sebelumnya, pada Selasa (13/1/2026), polisi juga mengamankan perempuan berinisial LLP di Kelurahan Ketang Baru, Manado. LLP ditangkap setelah terlibat keributan saat memaksa korban SPP untuk berangkat ke Manokwari.
LLP diperintah oleh HA, seorang pengelola tempat hiburan malam di Manokwari, untuk merekrut tenaga kerja sebagai LC. Korban dijanjikan uang panjar Rp 1.000.000 dan tiket pesawat, namun biaya ini menjadi utang yang harus dicicil dari gaji.
Faktanya, korban tidak diberikan gaji tetap dan hanya mengandalkan premi dari penjualan minuman keras. LLP mendapatkan keuntungan pribadi sebesar Rp 1.860.000 dari selisih uang yang dikirim oleh perekrut utama, menunjukkan motif ekonomi di balik tindakan ini.
Penjeratan Hukum Dan Komitmen Pemberantasan
Kedua tersangka, LLP dan IAL, kini telah ditahan oleh pihak kepolisian dan dijerat dengan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO beserta Juncto Pasal 455 KUHPidana. Hal ini menunjukkan keseriusan penuh pihak berwenang dalam menindak seluruh pelaku.
Polda Sulut terus berkoordinasi secara intensif dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri untuk mengejar pelaku perekrutan utama yang berada di luar wilayah. Upaya ini menunjukkan komitmen nyata untuk membongkar jaringan perdagangan orang yang lebih besar.
Kombes Pol Nonie Sengkey menegaskan komitmen penuh dan tegas Polda Sulut dalam memberantas praktik perdagangan orang. Pihaknya berjanji akan terus berupaya secara maksimal melindungi masyarakat dari eksploitasi serta kerentanan ekonomi yang rentan dimanfaatkan.
Jangan lewatkan Situasi Terkini Kamboja beserta informasi inspiratif lain untuk menambah wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bbc.com
- Gambar Kedua dari rri.co.id