Heboh! 210 Ribu Pekerja Online Scam Kabur dari Kamboja
Lebih dari 210.000 pekerja online scam meninggalkan Kamboja setelah pemerintah memperketat operasi anti-penipuan daring.
Gelombang besar keluar ini menyoroti masalah serius jaringan scam internasional yang merusak reputasi negara. Pemerintah Kamboja menegaskan akan menindak seluruh pusat penipuan, sambil menghadapi tantangan kemanusiaan akibat lonjakan pekerja yang terdampak.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Berita Indonesia Kamboja.
210 Ribu Pekerja Scam Kabur dari Kamboja
Lebih dari 210.000 warga asing yang bekerja di pusat penipuan daring (online scam) telah meninggalkan Kamboja sejak Juni 2025, kata pemerintah negara itu dalam laporan terbaru. Angka ini muncul di tengah operasi nasional besar-besaran untuk memberantas jaringan scam daring yang telah merajalela di berbagai wilayah Kamboja.
Menurut Menteri Dalam Negeri Kamboja, Sar Sokha, lebih dari 30.000 tersangka warga asing telah ditangkap dan dideportasi ke negara asal mereka sebagai bagian dari upaya penegakan hukum yang intensif. Pergerakan besar pekerja ini terjadi setelah pemerintah memperketat operasi anti-penipuan cyber di seluruh negeri.
Pihak berwenang menegaskan langkah ini penting untuk menjaga ketertiban umum, memulihkan citra internasional Kamboja, dan menghapus seluruh jaringan online scam yang telah merusak reputasi negara. Pemerintah bahkan menargetkan untuk menghentikan seluruh operasi scam menjelang April 2026.
Gelombang Besar Keluar dari Pusat Scam
Fenomena keluar massal pekerja online scam ini tidak hanya sekadar angka besar ini mencerminkan perubahan dinamika kriminal di Kamboja. Para pekerja yang dulu menjadi bagian dari operasi penipuan internasional kini memilih meninggalkan negara itu setelah tekanan hukum meningkat.
Laporan terbaru menunjukkan sejak mulai operasi nasional pada pertengahan 2025, lebih dari 210.000 orang telah meninggalkan Kamboja secara sukarela, menurut sebuah report pemerintah. Ini melampaui deportasi langsung, yang melibatkan ribuan orang, dan menunjukkan efek luas dari kampanye anti-penipuan daring yang digencarkan negara tersebut.
Namun, masih ada kelompok kecil yang terus mencoba bersembunyi atau berpindah lokasi untuk menghindari penegak hukum. Pemerintah menyebut masih ada scam kecil yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk terus beroperasi meskipun ada penindakan.
Baca Juga: Geger! PM Kamboja Bongkar Sindikat Penipuan Yang Menghancurkan Ekonomi Negaranya!
Pemerintah Bertindak, Tantangan Berat Menanti
Kamboja telah meluncurkan operasi nasional untuk menghentikan jaringan online scam sebagai bagian dari upaya memperbaiki keamanan dan ketertiban publik di dalam negeri. Pihak berwenang juga berusaha menambah sumber daya untuk mengatasi lonjakan pekerja yang keluar dari scam compounds.
Namun dengan jumlah besar pekerja yang keluar, bantuan kemanusiaan menjadi tantangan. Lembaga perlindungan dan layanan sosial kewalahan menangani arus orang yang datang tanpa dokumentasi. Dengan beberapa laporan mengatakan banyak dari mereka tidur di jalanan setelah meninggalkan scam compounds.
Beberapa kelompok advokasi juga mengkritik penanganan terhadap orang-orang ini, memperingatkan bahwa tanpa pemeriksaan resmi dan dukungan yang kuat. Mereka bisa menjadi rentan terhadap eksploitasi atau malah terjerumus kembali ke jaringan kriminal serupa.
Rantai Penipuan dan Risiko Global
Isu online scam di Kamboja sering dikaitkan dengan praktik penipuan kerja yang menjanjikan gaji besar kepada pencari kerja dari berbagai negara. Banyak orang tertipu oleh tawaran kerja yang terlihat sah melalui platform media sosial, tetapi berakhir bekerja dalam operasi penipuan daring.
Selain itu, laporan independen menunjukkan puluhan ribu pekerja scam di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Kamboja. Sering kali bekerja dalam kondisi buruk dengan tekanan besar dari sindikat kriminal yang mempekerjakan mereka untuk menipu korban di seluruh dunia.
Pemerintah Kamboja berjanji akan terus menindak seluruh jaringan ini, bekerja sama dengan negara lain untuk menghancurkan pusat-pusat scam dan mencegah fenomena serupa di masa depan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari idxchannel.com
- Gambar Kedua dari kemlu.go.id