Viral! Korban Perdagangan Orang Asal Palembang di Kamboja Memohon Pertolongan
Sebuah video viral menampilkan korban perdagangan orang asal Palembang di Kamboja memohon pertolongan agar segera dipulangkan.
Video menyayat hati menampilkan pria korban perdagangan orang di Kamboja viral di media sosial. Diunggah akun Instagram @calvinblue_, mereka memohon pertolongan dipulangkan ke Palembang, Sumatera Selatan. Kejadian ini menyoroti isu perdagangan manusia dan pentingnya kewaspadaan mencari pekerjaan di luar negeri.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Situasi Terkini Kamboja.
Video Permohonan Pertolongan Dari Kamboja
Video viral ini menunjukkan beberapa pria yang mengaku berasal dari Kota Palembang, Sumatera Selatan, tengah dalam situasi sulit di Kamboja. Dalam rekaman tersebut, mereka terlihat memohon bantuan kepada Wali Kota Palembang dan Gubernur Sumatera Selatan untuk kepulangan mereka.
Seorang pria dalam video menyampaikan pesan menyedihkan, “Assalamualaikum untuk Bapak Ratu Dewa dan Herman Deru. Kami, warga Palembang, mohon bantuan agar bisa kembali ke Palembang. Mereka mengatakan bahwa kami menjadi korban di sini. Kami mengalami tekanan dan siksaan karena dijual oleh orang lain, Pak, di tempat ini.
Permohonan ini menunjukkan kondisi tertekan dan penderitaan yang dialami para korban di Kamboja. Unggahan video ini segera menarik perhatian publik dan pejabat daerah, memicu reaksi cepat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Respon Cepat Gubernur Sumatera Selatan
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, langsung merespons video viral tersebut dengan serius. Ia mengakui telah menginstruksikan Dinas Ketenagakerjaan untuk segera menelusuri kebenaran informasi yang beredar dalam video tersebut.
“Saya sudah instruksikan Dinas Ketenagakerjaan menelusurinya di sana. Tinggal menunggu laporannya saja,” kata Herman Deru kepada wartawan pada Rabu (18/2/2026). Respon cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya.
Selain itu, Herman Deru juga telah menggelar rapat dengan aparat penegak hukum (APH) sebagai tindak lanjut awal. Langkah ini penting untuk mempersiapkan tindakan yang diperlukan setelah kebenaran informasi dapat dikonfirmasi.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Samlor Korkor, Sup Legendaris Kamboja Yang Penuh Rempah
Fokus Pada Penyelamatan Warga Negara Indonesia
Herman Deru menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terjebak pada persoalan legalitas keberangkatan para korban. “Kita tidak mau terjebak pada soal legal atau ilegal. Yang terpenting mereka adalah warga Sumsel dan WNI yang harus kita selamatkan,” ujarnya.
Prioritas utama pemerintah adalah memastikan keselamatan dan kepulangan warga negara Indonesia yang mengalami perlakuan tidak baik di luar negeri. Jika terdapat unsur pidana, hal itu akan menjadi ranah kepolisian untuk menindaklanjuti.
Pernyataan ini menunjukkan fokus pemerintah pada aspek kemanusiaan dan perlindungan warga negara, tanpa memandang status administratif awal keberangkatan mereka ke Kamboja.
Peringatan Dan Imbauan Kepada Masyarakat
Berkaca dari kejadian ini, Herman Deru mengimbau masyarakat agar tidak mudah terjebak ajakan kerja di luar negeri tanpa prosedur yang jelas dan resmi. “Bekerja di luar negeri sah-sah saja, namun harus melalui jalur resmi dan memperhatikan aspek hukum serta norma moral,” katanya.
Peringatan ini ditujukan khususnya bagi generasi muda yang seringkali menjadi target empuk para pelaku perdagangan orang. Pentingnya menempuh jalur resmi akan menjamin perlindungan hukum dan hak-hak pekerja di negara tujuan.
Pemerintah berharap agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perdagangan orang dan pentingnya mencari informasi yang akurat serta terpercaya sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.
Jangan lewatkan berita terbaru Situasi Terkini Kamboja beserta informasi inspiratif lain untuk menambah wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com