Dewi Astutik Akhirnya Tiba di Tanah Air Usai Buron 2 Ton Sabu

Silakan Share

Setelah menjadi buronan internasional selama berbulan-bulan, Dewi Astutik akhirnya tiba kembali di Indonesia, Selasa (2 Desember 2025), dengan pengawalan ketat dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dewi Astutik Akhirnya Tiba di Tanah Air Usai Buron 2 Ton Sabu

Penangkapan dilakukan di Kamboja tepatnya di Sihanoukville pada Senin (1 Desember 2025) lewat operasi gabungan antara BNN, kepolisian Kamboja, serta dukungan dari badan intelijen dan diplomatik.

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Berita Indonesia Kamboja.

Peran Dewi Astutik Dalam Jaringan Narkoba

Otoritas menyebut Dewi sebagai “aktor utama” dalam penyelundupan sabu tepatnya dua ton kristal methamphetamin senilai sekitar Rp 5 triliun yang gagal diselundupkan ke Indonesia.

Di balik barang haram tersebut, jaringan ini diduga merupakan bagian dari kelompok transnasional di kawasan Golden Triangle. Melibatkan distribusi narkotika ke berbagai negara di Asia dan Afrika.

Selain kasus dua ton sabu, Dewi juga dicurigai terlibat dalam sejumlah penyelundupan narkotika besar lain sepanjang 2024–2025. Termasuk kasus dengan jenis narkotika berbeda.

Pelarian Identitas Palsu

Penyelidikan sebelumnya menunjukkan Dewi tidak residensial menggunakan identitas aslinya dia diduga memakai dokumen milik adik perempuannya untuk mengaburkan jejak.

Asal usul penyebabnya Dewi sempat bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri sejak 2011, dan kerap berpindah negara untuk menghindari penangkapan.

Mobilitas dan penyamaran ini membuat proses penelusuran menjadi sangat sulit namun kerjasama internasional dan sinyal intelijen terbaru akhirnya menuntun aparat ke lokasi persembunyiannya di Kamboja.

Baca Juga: 

Setibanya di Indonesia

Setibanya di Indonesia

Setibanya di Indonesia, Dewi langsung dijemput oleh BNN untuk menjalani pemeriksaan intensif. Menteri hukum dan aparat berwenang kini tengah menelisik jaringan luas di balik aktivitasnya mencakup aspek logistik, keuangan, hingga pihak-pihak yang membantu penyelundupan.

Penangkapan ini sekaligus menegaskan bahwa aparat berwenang tidak mentolerir pelaku kejahatan narkoba internasional yang mencoba berlindung di luar negeri.

Namun, mengingat besarnya jaringan, kasus ini kemungkinan membuka jalan bagi terungkapnya aktor lain, dan membutuhkan investigasi mendalam serta kerja sama internasional berkelanjutan.

Tindak Lanjut Penegakan Hukum

Menurut Kepala BNN, pengungkapan dan penangkapan Dewi bukan hanya soal menangkap satu tersangka besar tetapi juga memutus jaringan distribusi narkoba internasional yang diperkirakan bisa membahayakan nyawa jutaan orang.

Usai tiba di Indonesia, Dewi kini menjalani pemeriksaan intensif untuk menelisik struktur jaringan, aliran dana, jalur logistik. Serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Dengan bukti dan penelusuran lebih lanjut, pihak berwenang berharap dapat membongkar secara tuntas sindikat kriminal internasional yang telah lama beroperasi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perang terhadap narkotika.

Penangkapan Berkat Kerjasama Internasional

Operasi penangkapan Dewi melibatkan koordinasi antar lembaga nasional dan internasional BNN, badan intelijen militer Badan Intelijen Strategis (BAIS)‑TNI, kepolisian Kamboja. Serta dukungan diplomatik dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh.

Penangkapan terjadi sekitar pukul 13.39 waktu setempat ketika Dewi sedang menuju lobi hotel. Tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan Dewi ditangkap tanpa perlawanan.

Setelah identitas terverifikasi, ia dibawa ke Phnom Penh untuk proses administratif sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Penangkapan ini hasil kerja sama internasional menunjukkan betapa canggih dan meluas jaringan pelarian pelaku narkoba lintas batas.

Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN, menyebut bahwa operasi ini hanya mungkin karena kolaborasi erat antara berbagai instansi dan negara.

Buat kalian yang ingin mendapatkan berita terbaru dan terupdate setiap hari. Kalian bisa kunjungi Indonesia Kamboja, yang dimana Akan selalu memberikan informasi menarik lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari inilahkalsel.com
  • Gambar Kedua dari www.liputan6.com