Tragedi Bus Wisata di Kamboja, 16 Tewas Dalam Kecelakaan Jembatan
Kecelakaan bus wisata di Kamboja menewaskan 16 orang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat.

Sebuah insiden tragis menyelimuti Kamboja pada Kamis (20/11) dini hari, ketika sebuah bus wisata malam yang membawa 40 penumpang jatuh dari jembatan ke sungai. Kecelakaan mematikan ini telah merenggut nyawa 16 orang, termasuk ibu hamil dan janin, serta menyebabkan puluhan lainnya luka-luka. Kejadian ini kembali menyoroti isu keselamatan lalu lintas di negara tersebut.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Berita Indonesia Kamboja.
Detik-Detik Kecelakaan Maut
Bus nahas tersebut sedang dalam perjalanan dari kompleks Candi Angkor Wat di Provinsi Siem Reap, destinasi wisata populer, menuju ibu kota Phnom Penh. Perjalanan malam yang seharusnya aman berubah menjadi petaka ketika bus terperosok dari jembatan di wilayah Kampong Thom.
Wakil polisi Kampong Thom, Siv Sovanna, mengkonfirmasi kejadian tragis ini. Awalnya, 13 korban tewas ditemukan di lokasi kejadian. Namun, seiring berjalannya proses pencarian dan evakuasi, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 16 orang.
Selain korban jiwa, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka akibat benturan keras saat bus jatuh ke sungai. Seluruh 40 penumpang bus adalah warga negara Kamboja, menambah daftar panjang insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga lokal.
Investigasi Awal Dan Penyebab Kecelakaan
Tim penyelidik kini tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan ini. Berdasarkan temuan awal, dugaan utama mengarah pada faktor kelelahan pengemudi yang mengantuk. Bus bertolak dari Siem Reap pada malam hari, menempuh perjalanan yang diperkirakan memakan waktu sekitar 5,5 jam menuju Phnom Penh.
Kehilangan konsentrasi akibat kantuk seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya. Dalam kasus ini, panjangnya perjalanan malam hari tanpa istirahat yang cukup kemungkinan besar berkontribusi pada hilangnya kendali pengemudi.
Insiden ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang ketat mengenai jam kerja pengemudi dan kewajiban untuk beristirahat. Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama, terutama dalam layanan transportasi umum seperti bus wisata.
Baca Juga: Belum Ada Kerja Sama Bilateral, PMI Masih Rentan di Kamboja
Bayang-Bayang Statistik Kecelakaan Lalu Lintas Kamboja

Kecelakaan lalu lintas di Kamboja memang kerap terjadi dan menjadi masalah serius yang terus berulang. Data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perhubungan menunjukkan angka yang mengkhawatirkan setiap tahunnya.
Selama sembilan bulan pertama tahun 2025 saja, tercatat 1.062 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Kamboja. Angka ini menandakan bahwa rata-rata lebih dari seratus orang meninggal setiap bulannya di jalan raya Kamboja.
Pada tahun sebelumnya, situasi tidak kalah parah, dengan total 1.509 orang kehilangan nyawa karena kecelakaan lalu lintas. Data ini menyoroti perlunya intervensi yang lebih serius dari pemerintah untuk meningkatkan standar keselamatan jalan dan kesadaran berlalu lintas.
Upaya Pencegahan Dan Harapan Perbaikan
Tragedi ini harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan keselamatan di jalan raya Kamboja. Edukasi kepada pengemudi tentang bahaya mengemudi dalam kondisi lelah adalah langkah krusial.
Pemerintah perlu memperketat regulasi, seperti standar pemeriksaan kendaraan, pembatasan jam kerja pengemudi, dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran lalu lintas. Infrastruktur jalan yang memadai dan aman juga memegang peranan penting.
Diharapkan, dengan adanya upaya-upaya preventif yang komprehensif, jumlah korban kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir di masa depan. Setiap nyawa yang melayang adalah kerugian besar yang bisa dihindari dengan kesadaran dan tindakan yang tepat.
Untuk kalian yang mencari berita terbaru, terupdate, dan pastinya terpercaya, temukan semuanya di Berita Indonesia Kamboja.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari indoborneonews.com
- Gambar Kedua dari cnnindonesia.com