Diduga Warga Aceh Jadi Korban TPPO di Kamboja, Pemerintah Turun Tangan
Seorang warga Aceh Timur diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, mengalami penyiksaan fisik dan psikologis.

Pemerintah dan aparat kepolisian segera mengambil langkah penyelidikan, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan kedutaan Indonesia untuk memberikan perlindungan korban.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran Berita Indonesia Kamboja.
Diduga Warga Aceh Menjadi Korban TPPO di Kamboja
Seorang warga Aceh Timur diduga menjadi korban perdagangan orang atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Korban diketahui bekerja di luar negeri dengan harapan mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Namun, nasibnya berubah tragis setelah mengalami penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi.
Kronologi awal keberangkatan korban ke Kamboja bermula dari tawaran kerja melalui perekrut yang menjanjikan pekerjaan layak. Setelah sampai di Kamboja, korban dihadapkan pada kondisi kerja yang jauh dari kesepakatan awal. Korban pun melaporkan pengalamannya setelah berhasil pulang ke Indonesia.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus TPPO yang menimpa warga Indonesia, khususnya yang bekerja di luar negeri. Aparat terkait diminta untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan kepada korban agar tidak terjadi lagi di masa depan.
Korban Mengungkap Penyiksaan Yang Dialami
Korban mengaku mendapatkan perlakuan kasar dan penyiksaan saat bekerja di Kamboja. Ia menuturkan bahwa sering mengalami kekerasan fisik dari pihak tempatnya bekerja. Selain itu, jam kerja yang berlebihan tanpa ada hari libur menjadi penderitaan tersendiri bagi korban.
Dalam pengakuannya, korban juga menceritakan tentang pemotongan upah secara tidak sah dan ditahan tanpa makan yang layak. Ia merasa terjebak dan tidak bisa lepas dari kondisi tersebut karena tidak memiliki dokumen resmi. Kekerasan psikologis juga dialami korban yang membuatnya trauma.
Cerita korban menjadi bukti nyata bahwa praktik TPPO di luar negeri masih marak terjadi. Lembaga perlindungan tenaga kerja dan pemerintah diharapkan lebih proaktif dalam memantau dan mencegah eksploitasi terhadap pekerja migran Indonesia.
Baca Juga: Hubungan Thailand–Kamboja Memanas, Perjanjian Damai Ditangguhkan
Langkah Pemerintah dan Aparat Dalam Menangani Kasus

Setelah laporan dari korban sampai ke pihak berwajib, pemerintah daerah dan polisi mulai membuka penyelidikan. Mereka berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan kedutaan besar Indonesia di Kamboja untuk memastikan perlindungan bagi korban. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengidentifikasi pelaku TPPO.
Pemerintah juga berjanji akan memberikan pendampingan hukum serta perlindungan psikologis bagi korban. Hal ini penting agar korban mendapatkan keadilan dan bisa pulih secara fisik serta mental. Di samping itu, langkah pencegahan kedepan juga diperkuat agar kasus serupa tidak terulang.
Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak jelas. Informasi resmi dari pemerintah dan biro penyalur tenaga kerja yang terpercaya sangat penting untuk mencegah warga menjadi korban TPPO. Kampanye dan edukasi soal bahaya perdagangan orang terus digalakkan.
Bahaya dan Risiko TPPO bagi Pekerja Migran
Kasus seperti ini mengungkap betapa beratnya risiko yang harus dihadapi pekerja migran. TPPO tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga mental dan sosial. Korban kerap mengalami stigma ketika kembali ke keluarga dan masyarakat.
Selain itu, risiko kesehatan akibat kerja paksa dan penyiksaan juga membahayakan nyawa korban. Banyak dari mereka tidak mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai saat mengalami luka atau penyakit. Hal ini mengakibatkan kondisi fisik mereka semakin memburuk.
Oleh sebab itu, kerja sama lintas negara sangat dibutuhkan untuk melacak dan memberantas jaringan TPPO. Penguatan regulasi dan perlindungan hukum di negara tujuan serta asal harus menjadi prioritas agar pekerja migran tidak menjadi korban kekerasan dan eksploitasi.
Buat kalian yang ingin mendapatkan berita terbaru dan terupdate yang tentunya terpecaya hanya di Berita Indonesia Kamboja.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari regional.kompas.com